Program Doktor Pendidikan FKIP UNSRI Raih Hibah LPDP melalui Skema Equity Joint Supervision bersama Universiti Teknologi Malaysia
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA — Untuk pertama kalinya, dosen dan mahasiswa Program Doktor Pendidikan Universitas Sriwijaya (UNSRI) berhasil meraih hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Equity Joint Supervision. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan riset internasional di lingkungan UNSRI sekaligus memperkuat posisi institusi dalam jejaring akademik global.
Program Joint Supervision merupakan bentuk kolaborasi akademik lintas negara yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh bimbingan dari dua institusi sekaligus, yaitu UNSRI sebagai perguruan tinggi asal dan universitas mitra luar negeri. Dalam pelaksanaannya, tim akademik yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Sri Sumarni, M.Pd sebagai promotor, didampingi oleh Dr. Hartono, M.A dan Dr. Syarifuddin, M.Pd sebagai co-promotor, serta Ayu Fadhilah, M.Pd sebagai mahasiswa doktoral yang menjalankan penelitian dalam skema tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2026 dengan menggandeng Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai mitramu internasional. UTM dikenal sebagai salah satu universitas riset terkemuka di dunia dengan reputasi akademik yang kuat, khususnya dalam bidang teknologi, pendidikan, dan inovasi. Lingkungan akademik yang kompetitif serta dukungan fasilitas riset yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kolaborasi ini.
Pemilihan UTM juga didasarkan pada kapabilitas pembimbing internasional yang terlibat, yaitu Prof. Dr. Noraffandy Yahaya yang memiliki rekam jejak publikasi bereputasi dengan h-index 28. Kepakaran beliau dalam bidang teknologi pembelajaran dan inovasi pendidikan memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat aspek metodologis serta kedalaman analisis penelitian. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang lebih luas bagi publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, baik yang terindeks Scopus maupun Web of Science.
Pelaksanaan Joint Supervision dilakukan melalui mekanisme supervisi bersama yang memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan secara intensif antara pembimbing dalam dan luar negeri. Mahasiswa tetap terdaftar secara resmi di UNSRI, namun memperoleh pendampingan akademik lintas negara melalui berbagai kegiatan, seperti diskusi ilmiah, konsultasi penelitian, hingga penyusunan artikel untuk publikasi internasional. Proses ini tidak hanya meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga memperkaya wawasan akademik mahasiswa dalam perspektif global.
Lebih lanjut, program ini juga sejalan dengan komitmen UNSRI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kemitraan global, serta kontribusi terhadap solusi permasalahan lingkungan dan sosial. (Melalui kolaborasi internasional ini, Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., mengharapkan agar penelitian yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Harapan tersebut menegaskan komitmen UNSRI dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berorientasi pada kualitas ilmiah, tetapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat. (*)




