Wawako Buat Holifah dan Iskandar Sumringah, Resmikan Program Bedah Rumah

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA  – Selasa (25/5) pagi, menjadi hari bersejarah bagi Holifah warga Jalan Asri  Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Borang dan Iskandar (55), warga Jalan Madang Dalam 1 lorong Damai 1, RT 24 RW 08 Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning.

Pasalnya, keinginan untuk mendapat rumah layak huni yang diimpikan kini terwujud, setelah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang membedah rumah bapak dua anak tersebut di atas lahan 36 meter yang berada di gang sempit milik Iskandar. Dan Holifah mendapat perbaikan kembali rumahnya yang sebelumnya habis dilalap sijago merah dan kini kembali utuh setelah anggota DPD Real Estate Indonesia (REI) sumsel bersama Pemerintah kota Palembang kembali membangunnya.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan program bedah rumah melalui program Baznas dan REI ini hanya untuk menyasar warga yang tidak mampu. “Alhamdulilah dua warga ini bisa kembali tersenyum setelah rumah mereka kembali dibangun dan layak huni,” kata Fitri.

Mereka, yang tidak bisa menahan bahagianya ini, kunci rumah secara langsung diserahkan Fitiri Agustinda, setelah selama beberapa bulan diperbaiki. “Alhamdulillah. Rumahnya sudah selesai dibedah,” ungkap Fitri.

Ia menyebutkan, pemerintah kota dan Baznas akan terus melanjutkan program bedah rumah ini dan menyasar ke warga yang memang benar-benar layak dan memenuhi persyaratan. Antara lain, merupakan warga tidak mampu, dan tanah milik sendiri. “Kami mengajak masyarakat Palembang untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Selain program bedah rumah, dengan zakat dari masyarakat kita juga gunakan untuk program pendidikan, kesehatan dan bantuan kemanusiaan lainnya,” ujar Fitrianti.

Ia juga menambahkan jika mewakili Pemerintah, mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan serta kontribusi anggota DPD REI yang sudah membantu Pemkot Palembang.

Sementara itu ketua DPD REI Sumsel Zewwi Salim menambahkan jika sepanjang 2021 ini kegiatan sosial yang kita lakukan sudah tiga rumah yang telah dibangun. “Untuk syarat rumah yang akan kita bantu perbaikannya yaitu ada memiliki beberapa kriteria, salah satu rumah yang kami bangun merupakan, memiliki lahan yang secara memang sah pemilik. Sendiri. Ya punya sendiri. Sehingga di kemudian hari tidak terjadi ada konflik terhadap lahan tersebut,” ujarnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *