EkonomiHeadlineLubuk LinggauNasionalPalembangSUMSEL

RAT Puskosipa PHS Sumsel Tingkatkan Loyalitas dan Manajemen Risiko Menuju Koperasi Yang Unggul

LUBUKLINGGAU, MEDIASRIWIJAYA – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pusat Koperasi Simpan Pinjam – Puskosipa Pusat Koperasi Kredit Handriya Sanggraha Sumatera Selatan tahun buku 2022 ke XXX dikuti oleh koperasi primer-primer anggota se-Sumbagsel meliputi Sumsel, Jambi dan Bengkulu berlangsung selama tiga hari Jumat-Minggu (19-21/5) bertempat di Hotel Dewinda Lubuklinggau. Yang sebelumnya dilaksanakan seminar perkoperasian. RAT sebagai sarana menyampaikan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Puskosipa Puskopdit Handriya Sanggraha Sumsel Tahun Buku 2022 .

Lucius Intarso selaku Ketua Puskospa PHS mengatakan bahwa dipilihnya kota Lubuklinggau diharapkan agar Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI) menjadi momentum hal positif terlebih dalam mengenalkan GKKI Sumsel di Kota Lubuklinggau dan juga meningkatkan kepercayaan kepada primer- primer anggota Puskosipa Puskopdit Handriya Sanggraha Sumsel yang ada di sekitar kota Lubuklinggau. GKKI Sumsel salah satu institusi koperasi yang berbasiskan prinsip-prinsip, nilai-nilai koperasi yang sejati, pada hakekatnya telah teruji selama kurun waktu setengah abad perjalanannya. Hal itu dapat ditunjukkan dengan eksistensi dan perkembangannya sampai kini. Tantangan yang kemudian muncul adalah bagaimana tetap memelihara konsistensi gerakan dalam melayani dan memberdayakan para anggota secara professional dan kebersatuan gerakan sebagai suatu sistem organisasi yang semakin solid. Disadari atau tidak, orientasi terhadap esensi dasar lembaga Koperasi Kredit, dapat terpengaruh secara negatif ketika kebersatuan sistem organisasi diatas tidak dipelihara atau dijunjung tinggi oleh seluruh komponen GKKI. Maka sebagai insan penggerak GKKI Sumsel bersama -sama mengelola koperasi berdasarkan pedoman Tata Kelola yang baik dan sehat serta penerapan Manajemen Risiko berdasarkan Konstitusi standar menjadi suatu keharusan untuk memastikan akuntabilitas para pengelolanya, baik Pengurus Pengawas maupun Manajemen.

Romo Laurentius Rakidi Ketua Komisi Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Palembang dalam sambutan pembukaan menyampaikan agar pada kesempatan yang baik sekarang agar menyikapi berita-berita di media elektronik atas kasus koperasi-koperasi yang telah meninggalkan jati diri koperasi, yang telah membuat citra koperasi semakin buruk di mata masyarakat. Sebagai insan koperasi di GKKI Sumsel mari kita tingkatkan pengelolaan koperasi secara profesional agar koperasi dapat terhindari dari risiko-risiko terburuk, melalui sistem tata kelola koperasi yang telah diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Koperasi & UKM RI No.9 Tahun 2020 tentang pengawasan koperasi yang baik dan sehat.


Andy Aryoko salah seorang Pengurus PHS menjelaskan tema RAT XXX adalah “Dengan Tata Kelola Yang baik dan SDM yang berkualitas, Kita Tingkatkan Loyalitas dan Manajemen Risiko untuk menuju Koperasi Yang Unggul”. Berharap semoga tema RAT ini, bisa semakin meningkatkan pelayanan koperasi Bapak/Ibu terhadap anggota dan dapat menyemangati kita semua dalam menumbuh -kembangkan koperasi kita. Seterusnya, kami akan menyampaikan laporan kinerja pengurus tahun buku 2022 terlebih hasil realisasi pelaksanaan Puskosipa PHS melebihi target yaitu Realisasi Program Kerja tercapai 114,59 %, Realisasi Pendapatan tercapai 126,23% , Realisasi Biaya tercapai 107,22 %, Realisasi Hasil Usaha (Surplus) tercapai 328,59%. (darisawalistyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *