HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

 “Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital”, Topik Hangat Webinar Literasi Digital Kemenkominfo

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kemajuan dunia siapa sangka akan sedemikian cepat terjadi. Era digital saat ini membuat semua sendi kehidupan berubah termasuk perilaku. Kemajuan suatu teknologi tanpa dibarengi dengan kecerdasan menyikapinya akan menjadi masalah dan bencana. Saat ini kita hidup di dunia digital. Semua hal di sekitar kita menjadi semakin pintar, cepat, lebih terhubung, dan menjadi semakin digital. Bagaimana kita beradaptasi dengan kondisi tersebut? “Era digital suatu kemajuan namun jangan terlena, semakin maju dan pesatnya informasi yang diterima semakin harus waspada kita. Hal ini karena plus minus akan kita hadapi. Makanya kita perlu cerdas dan pintar menyiasatinya,” demikian dikatakan Awalluddin, S.Pd.,M.Si, Kepala Seksi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Webinar Literasi Digital yang digelar, Jumat (3/9).

Awaluddin juga secara lugas memberikan berbagai tips untuk bisa pintar dalam memasuki dunia digital. Disebutkannya, etika dan sopan santun juga menjadi hal utama untuk menjadi pintar dalam berkanca di duni maya ini. Diakuinya, sopan santun di dunia nyata harusnya juga berlaku dalam berkehidupan di dunia digital. “Sering kita lupa bahwa sebetulnya sama saja kehidupan di dunia nyata dengan di dunia digital. Sopan santun, tegus sapa juga diperlukan. Kadang gara-gara tidak mempergunakan sopan santun, terjadi miskomunikasi dalam berkomunikasi di dunia digital,” tambah Awaluddin.

Hal yang sama juga dikatakan Drs. H. Zulfikri, M.Pd., Kepala SMK Negeri 6 Palembang yang menjadi pembicara terakhir dalam sesi webinar kali ini. Zulfikri selaku Kepala SMK Negeri 6 Palembang yang pada awal pemaparan sempat mengajak seluruh peserta webinar sejenak mengenang dan mendoakan Duta Literasi Sumsel, Alm. Hj Percha Lianpuri Herman Deru yang baru saja meninggal dunia. “Almarhumah Percha Lianpuri adalah Duta Literasi Sumsel yang baru beberapa waktu ini meninggal dunia. Kita doakan semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Allah Swt dan semua amal ibadahnya diterima Allah dengan keredhoan,” kata Zulfikri yang pada kesempatan ini juga memaparkan materi selama 20 menit dengan juga memberikan berbagai tips di antaranya agar para peserta webinar kali ini tidak terjebak dengan isu-isu hoaks yang sangat pesat dishare. “Jangan mudah meneruskan atau share informasi yang belum tentu jelas kebenarannya. Hal ini sangat berbahaya karena UU ITE akan senantiasa memantau segala hal yang berbau SARA dan berita hoaks,” tambah Zulfikri.

Sebelumnya dua narasumber yaitu  Arief Rama Syarif, S.T., M.Kom (Staf Ahli – Bidang IT PT. Prima Armada Raya) dan pembicara kedua, Zwasty Paskahlia Ramma, SP. (Founder & Landscape Architect Lanskap Indonesia, Lanskap Go & The Gardenaya) juga memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi para peserta yang kali ini pun membludak yaitu mencapai angka 1.607 peserta. Keduanya masing-masing selama 20 menit berbagi ilmu kepada para peserta karena selain kedua narasumber ini memang sudah berkecimpung di dunia maya yaitu Staf Ahli Bidang IT (Arief Rama Syarif) dan Zwasty yang juga pelaku dan pengiat di dunia literasi digital selain sebagai pelaku aktif dalam dunia maya dengan segala aktivitas yang digelutinya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang dengan topik “Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital” kali ini dengan menghadirkan moderator Sahira Zahra Gassani yang memandu acara dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.05 WIB.

Key Opinion Leader Rana Rayendra pun kali ini ikut menyemarakkan suasana webinar karena dengan berbagai pengalaman yang dimilikinya serta aktivitasnya sebagai  Co-Founder & CEO of Bicara Project.

Webinar kali ini seperti webinar sebelumnya tetap dilaksanakan secara gratis, peserta diberikan e-Sertifikat dari Kementerian Kominfo, serta hadiah bagi 10 peserta terbaik. Tak lupa secara setia Walikota Palembang H Harnojoyo sebagai keynote speech menyapa peserta webinar.

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel membenarkan bahwa webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diikuti secara daring 1.607 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, pelajar dan guru. “Webinar selanjutnya digelar Sabtu 4 September 2021 dengan topik “Literasi Digital: Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah” yang juga akan dimulai pukul 09.00 WIB sampai sekitar pukul 12.00 WIB,” ujar Suryati.

Menurutnya, webinar akan menampilkan beberapa narasumber di antaranya Adi Firmansyah, SP. MSi.  (Peneliti Pusat Kajian Resolusi Konflik LPPM IPB University), Eval Wari, ACC (Secretary General International Coaching Federation (ICF) Indonesia dan CEO Leadership Resources Indonesia), Jhon Roni Coyanda, S.Kom, M.Si. (Wakil Rektor II Universitas  Indo Global Mandiri (IGM) Palembang) dan Drs. Taufik, M.Si (Kepala SMA N 5 Palembang).

Link Zoom: https://us02web.zoom.us/j/6865869035. (sf)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *