HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

Work Shop Peningkatan Kompetensi Guru Tentang Strategi Pembelajaran di SMA Xaverius 2 Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Guna meningkatkan kinerja dan pemahaman dalam pembelajaran di SMA Xaverius 2 Palembang, Pada Jumat, (17/5/2024) dilaksanakan workshop untuk guru-guru yang diberikan oleh Drs Agus Yuswana, Drs M.Muslim, M.Pd dan Drs H Pujiono Rahayu , MM dengan materi pencegahan buyling, pembelajaran berdiferensiasi dan strategi pembelajaran.

Petrus Widodo, S.Pd Kepala SMA Saxerius 2 Palembang dalam sambutannya mengatakan bahwa perlunya strategi –strategi yang dirancang guna membuat pembelajaran lebih menarik, relevan, dan efektif serta untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia modern. Dewan guru di SMA Xaverius 2 Palembang yang berlokasi di Jalan Sukabangun I Km 6 Palembang diberikan penyegaran dengan dilaksanakan workshop.

Drs Agus Yuswana Ketua Yayasan Santo Louis yang membawahi sekolah SMA Xaverius 2 Palembang pada sesi pertama kepada peserta workshop memberikan materi tentang perundungan (bullying) telah ada dalam berbagai bentuk selama berabad-abad. perundungan mungkin lebih sering terjadi dalam bentuk fisik atau verbal di lingkungan sekolah, tempat kerja, atau masyarakat secara umum.

Dikatakan oleh Yuswana bahwa perlunya untuk menciptakan kesadaran dan pemahaman tentang dampak perundungan, serta mempromosikan empati dan pengertian di antara siswa. Upaya pihak sekolah dalam memberikan nasihat dan peringatan kepada para pelaku merupakan langkah awal yang baik untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. Guru harus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung bagi semua pelajar, di mana perundungan tidak diperbolehkan dan para pelaku disadarkan akan dampak dari tindakan mereka

Drs Muslim, M.Pd dalam materinya menyampaikan tentang pembelajaran berdiferensiasi, yaitu pembelajaran dengan cara untuk menyesuaikan kebutuhan siswa dengan tujuan memaksimalkan masing – masing potensi peserta didik dalam lingkup yang diberikan. Dijelaskan Mulim bahwa pemeblajaran berdiferensi memiliki aspek kesiapan siswa, pemetaan kebutuhan siswa berdasarkan minat, pengelompokan siswa berdasarkan profil belajar atau gaya belajar

Drs H Pujiono Rahayu , MM pada materi ketiga memberikan beberapa contoh bentuk strategi pembelajaran yang saat ini terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan pendidikan. Beberapa strategi pembelajaran yang populer dan efektif saat ini dicontohkan seperti Blended Learning (Pembelajaran Campuran), Flipped Classroom (Kelas Terbalik), Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning, Personalized Learning (Pembelajaran Personal), Pembelajaran Kolaboratif: Mendorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran, Gamification (Gamifikasi): Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning, Pemanfaatan Teknologi EdTech: Penggunaan aplikasi, platform online, dan alat digital untuk memperkaya pengalaman belajar, Mindfulness and Social-Emotional Learning (SEL) dll. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *