HeadlinePalembangPendidikanSUMSELUncategorized

Dosen dan Mahasiswa UKMC Ajak Senam Aerobik Low Impact untuk Menurunkan Gejala Menopause

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kita sering mendengar wanita usia 40 tahunan ke atas mulai mengeluh sakit. Para ibu ini ternyata mulai merasakan Sindrome (sekumpulan gejala) menopause yang biasa dialami wanita menjelang 45-55 tahun. Sindrome ini meliputi Hot flushes (rasa gerah) di wajah atau dada, night sweat (berkeringat malam), penurunan libido, vagina kering, sakit saat berhubungan seksual, keletihan, penurunan daya ingat, insomnia, depresi dan penurunan kebugaran. Berat ringannya sindrome ini dipengaruhi berbagai faktor.


Senam aerobik dapat meningkatkan kebugaran dan menurunkan gejala menopause. Para ibu-ibu warga RT/RW 06/02 Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar diajak senam bersama pada Minggu lalu. Senam yang dipimpin Ibu Fifi Fruitasari ini adalah Senam Aerobik Low Impact yang memiliki risiko cedera minimal. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosendan mahasiswa (Fenny, Alta, Lestary dan Putri) dari Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) ini juga diisi dengan mengecek gejala premenopause, tekanan darah, denyut jantung, Pemeriksaan gula darah dan asam urat. Sri Indaryati dosen Ilmu Keperawatan menyampaikan bahwa kontraksi otot pada gerakan Senam Aerobik memfasilitasi sensitifitas sel tubuh terhadap hormon insulin sehingga gula darah terkontrol.

Ibu Romlah dan Ibu Anjelina dosen Kebidanan menegaskan bahwa menua dan menopause adalah proses alamiah sehingga masa ini sebaiknya dipersiapkan sejak dini untuk mengurangi sindrome menopause. Para peserta juga disarankan melakukan olah raga yang “baik, benar, terukur dan teratur”. Profesor Guyton ahli fisiologi telah menuliskan bahwa kebugaran dan pengaturan berat badan menurunkan risiko kematian akibat serangan penyakit jantung dan stroke dengan mempertahankan tekanan darah dan kolesterol total tetap normal (< 200 mg/dl).

Ibu Mustika dosen Teknologi Laboratorium Medik mengingatkan supaya ibu-ibu menjaga kolesterol jahat atau Low-density lipoprotein (LDL)<100 mg/dl atau < 150 mg/dl dan Hight-density lipoprotein (HDL)>60mg/dl. Peserta diharapkan berkonsultasi dengan dokter bila mengalami ketidak normalan tekanan darah ataupun kolesterol. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *