HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Security Perumahan Bersimbah Darah Diserang OTD

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Wahyu, salah satu sekuriti komplek perumahan, bersimbah darah setelah di serang oleh orang tidak di kenal, saat sedang jaga Pos 3 ( Pos Belakang) Komplek Perumahan Puri Tanjung Sari, Jalan Tanjung Sari 1 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang. Selasa (25/7) pukul 13.00 Wib lewat.

Di TKP (26/7) masih tampak bekas darah korban, di lantai, di tembok, bahkan di pintu Pos Jaga, yang tidak terpasang Polisi Line, bahkan masih terdapat jejak telapak kaki di lantai. Dari rekaman kamera pengawas CCTV rumah warga, korban wahyu yang baru satu tahun bekerja. Saat itu berada di dalam Pos Jaga menunggu untuk menarik dan menurunkan Portal jika ada kendaraan yang masuk maupun keluar. Tiba-tiba didatangi dua laki laki tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor jenis metik, stop di depan Pos Jaga. Salah satu pelaku yang membawa motor ciri ciri mengunakan baju sweter lengan panjang warna hitam, masuk kedam Pos langsung menyerang korban mengunakan senjata tajam jenis pisau atau golok.

Terjadi perkelahian tidak seimbang, korban yang tangan kosong melakukan perlawanan, hingga perkelahian berlanjut di luar Pos Jaga, korban yang berusaha menghindar terjatuh dan terkena sabetab sajam pelaku. Korban yang terjatuh berusaha menghindar, saat pelaku mau kabur, korban berusaha kembali melakukan perlawanan untuk mencegah pelaku kabur mengunakan motornya. Akibatnya perkelahian iti, korban mengalami luka bacok di lengan dan dan di kepala, korban berusaha menahan rasa sakit sambil terduduk di teras depan Pos Jaga.

Agus rekan satu shift korban. Menuturkan jika dirinya mengetahui korban bersimbah darah dari salah satu warga komplek yang melapor ke Pos Jaga bagian depan (tempat jaganya), jika korban bersimbah darah. “Kejadian kemarin jam 13.30 wib, korban ini satu shift dengan saya dia di pos 4 belakang saya di depan, saya tahunya ada mbak yang suka anter jumput, pas di sini lihat teman saya sudah seperti itu, mbak tadi langsung ke depan kasih tahu,” ungkap Agus. Rabu (26/7).

Dikatakan Agus, setelah dapat laporan, dirinya langsung ke Pos Jaga 3, dan melihat korban sedangkan duduk bersimbah darah. “Dia duduk dengan posisi tangan sudah di balut, dia luka di lengan dan dikepala, sajam nya seperti parang, kalau dari CCTV pelaku datang langsung nyerang kawan saya, kalau dari CCTV pelaku dua orang tapi yabg nyerang satu orang,” jelasnya.

Dikatakan Agus, korban mengalami luka bacok di lengan dan di kepala, bahkan ada urat tangannya putus. Oleh rekannya korban di bawa ke Rumah Sakit Pusri. Untuk mendapatkan tindakan medis. “Teman saya sudah menjalani operasibkarena luka pada lengannya ada urat yang putus, karena dia berusaha menangkis,” ujarnya.

Untuk pelaku penyerangan masih dalam lidik petugas kepolisian, dan kasus penyerangan sudah dilaporkan ke pihak kepolisiaan,(Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *