PKM Dosen Universitas Tridinanti: Rancang Bangun dan Sosialisasi Mesin Cetak 3D (3D Printer) Tipe Fused Deposition Modeling (FDM)
Keterangan foto: IST – Poto Bersama Kepala Sekolah dan staf guru SMK Satria Nusantara
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Setiap dosen memiliki kewajiban untuk melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh dosen yaitu PKM dimana dosen wajib untuk mengabdikan ilmunya kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kegiatan PKM ini diselenggarakan di SMK Satria Nusantara Betung yang beralamat di Jl. Raya Palembang – Jambi, Taja Jaya Raya I, Kec. Betung, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan 30958. Adapun kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini berjudul “Rancang Bangun Dan Sosialisasi Mesin Cetak 3D (3D Printer) Tipe Fused Deposition Modeling (FDM)”. Program Making Indonesia 4.0 merupakan strategi Indonesia dalam menghadapi era Industri 4.0 yang terus mengalami perkembangan yang pesat. Industri 4.0 ini dapat menciptakan peluang tenaga kerja digital terutama dalam bidang jasa dan industri manufaktur. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan teknologi mesin cetak 3D berbasis additive manufacturing (AM) yang merupakan salah satu teknologi utama Industri 4.0.
Permasalahan prioritas yang akan ditangani adalah masih relatif mahalnya mesin cetak 3D yang berkisar di harga Rp. 20-40 juta. Hal ini membuat sekolah enggan untuk menerapkan ilmu teknologi mesin cetak 3D ke dalam kurikulum. Novelty utama dari pengabdian ini yaitu bagaimana merancang mesin cetak 3D yang murah dengan target di bawah Rp 20 juta sehingga dapat merevolusi sistem pembelajaran di SMK dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru dan siswa. Adapan tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam pelatihan pengoperasian mesin cetak 3D adalah sebagai berikut: Implementasi; Pendampingan; Review dan evaluasi; dan Menentukan kebutuhan dan sasaran baru.
Kegiatan pengabdian yang akan dilakukan adalah memberikan pelatihan mesin cetak 3D bagi guru dan siswa SMK Satria Nusantara Betung. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh 3 Dosen dari Fakultas Teknik, dan 2 orang mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Tridinanti dan bekerjasama dengan Staf Guru dan Peserta didik di SMK Satria Nusantara Betung. Kegiatan ini didanai oleh Kemdikbud Ristekdikti Tahun 2023 kepada tim dosen Unanti yang terdiri atas: Bapak Hariman Al Faritzie, S.ST, M.T, Imam Akbar, S.T, M.T dan A. Malik Abdul Aziz, S.T, M.Ars.

Keterangan foto: IST : Hariman Al Faritzie, S.ST, M.T saat memberi penjelasan terkait Mesin 3D Printer
Pada 9 Agustus 2023 dilaksanakan penyuluhan materi tentang pengoperasian mesin cetak 3D dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan agar guru sekolah menengah kejuruan (SMK) memiliki kompetensi dalam mendukung kinerja di bidang rancang bangun dan pengoperasian mesin cetak 3D tipe fused deposition modeling (FDM).
Dengan masih kurangnya pengetahuan dasar, metode aplikasi dan belum adanya fasilitas mesin cetak 3D adalah merupakan masalah utama bagi para peserta pelatihan dan hal ini menjadi program utama dalam kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode penyampaian materi pelatihan tentang pemahaman dasar dan cara menggunakan mesin cetak 3D tipe FDM berbasis teknologi manufaktur aditif. Demonstrasi proses mencetak objek dimulai dari pemodelan objek 3D menggunakan perangkat lunak CAD, slicer, dan pengaturan filamen. Keterampilan mencetak model objek dan program pendampingan tanpa tatap muka pasca kegiatan pelatihan telah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil evaluasi yang ditelusuri melalui wawancara selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa 70% dari sejumlah peserta SMK berpendapat dan berencana akan menerapkan mesin cetak 3D.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat bagi guru SMK dan peserta didik dalam menambah keterampilan mengenai teknologi baru mesin cetak 3D di dunia industri sehingga dapat mempersiapkan diri dalam meningkatkan kemampuan untuk menghadapi era revolusi industi 4.0 di pasar global. (*)




