Hj Anita: Menyampaikan Itu Kewajiban Kami
PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendatangi Kantor Wakil Rakyat DPRD Provinsi Sumsel, mengelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM.
Aksi mahasiswa IMM Sumsel ini dilaksanakan di gerbang pintu masuk DPRD Sumsel, di Jalan POM IX Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang. Rabu (14/9) siang hari. Massa IMM tidak bisa masuk ke gedung dewan, karena massa tertahan kawat berduri. “Kami dari IMM turun bukan semata- mata memacetkan jalan tetapi kami turun menyampaikan aspirasi masyarakat Indonesia, kami benar -benar menolak keras terhadap kenaikan harga BBM bukan hanya itu kami menilai pemerintah itu bobrok sekali terkait pendistribusian subsidi di masyarakat,” ungkap Robiatul Maulana, Ketua DPD IMM Sumsel.
Massa aksi IMM ini setidaknya terdapat 10 point- tuntutan mereka di antaranya, secara tegas menolak dan mendesak Pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. “Kami IMM menyampaikan 10 tuntutan salah satunya mendesak pemerintah dan DPRD Sumsel terkait kenaikan BBM, mencabut kenaikan harga BBM ini,” jelasnya.
Dalam aksinya massa pendemo bertemu dengan Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, dalam pertemuan itu Ketua DPRD Sumsel menandatangani apa yang menjadi tuntutan massa aksi. Rencananya aspirasi mahasiswa IMM yang diterima pihak dewan akan segera disampaikan ke DPR RI pusat, karena di daerah tidak dapat memutuskan mengingat kebijakan di buay oleh pusat. “Saya sebagai Ketua DPRD akan menyampaikan semua aspirasi yang disampaikan semua mahasiswa dari hari senin lalu sampai hari ini untuk kita sampaikan ke DPR RI itu kewajiban kami. Tapi itu kebijakan pusat,” ujar Hj Anita Ketua DPRD Sumsel. (Ly).





