HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Uskup Agung Palembang Berikan Sakramen Krisma

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Minggu (21/11), calon Krismawan dan Krismawati Paroki St. Yoseph Palembang, sebanyak 150 orang resmi menerima Sakramen Krisma yang diberkati langsung oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Keuskupan Agung Palembang. Sebelum penerimaan Sakramen Krisma, para Krismawan dan Krismawati menjalani pembekalan materi selama empat bulan secara online sejak Juli 2021 dan mengikuti kegiatan rekoleksi, gladi bersih.dan sebelum penerimaan krisma, para calon krisma melakukan pengakuan dosa pada Rabu dan Kamis (17-18/11) diawali dengan Ibadat Tobat. Pengakuan dosa sangat diwajibkan sebelum menerima Sakramen Krisma supaya para calon krisma dalam keadaan layak yang artinya bebas dari dosa-dosa berat yang belum diakui.
Sakramen Krisma merupakan tanda kedewasaan iman seseorang. Penerimaan sakramen Krisma melengkapi rahmat pembaptisan, dan menyempurnakan inisiasi. “Melalui sakramen Krisma, seseorang diikat secara kebih kuat dan sempurna dengan Gereja serta diperkaya dengan daya kekutan Roh Kudus. Konsekuensi dari sakramen Krisma adalah tanggung jawab iman dan semakin wajib untuk menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi Kristus,” ungkap Romo Silvester Joko,PR Pastor Kepala Paroki St Yoseph Palembang.
Salah satu krismawan, Severinus mengatakan bahwa ia sangat bahagia sudah terdaftar penuh dalam Gereja Katolik dan lebih dewasa juga dalam memperdalam imannya. “Saya akan selalu datang ke Gereja selagi saya bisa dan bergerak aktif mengikuti organisasi atau perkumpulan yang ada di lingkungan Gereja,” ucap Severinus. Hal paling berkesan selama mengikuti persiapan krisma menurutnya saat ia mengikuti kegiatan rekoleksi. “ Saya sangat menyukai saat menyaksikan film yang diputarkan oleh Romo Alvin, filmnya sangat menginspirasi untuk pribadi saya sendiri,” ucap Severinus.
Ketua DPP Paroki Santo Yoseph Palembang F Sujadiyanto pada akhir sambutannya berpesan kepada Krismawan dan Krismawati sebagai pribadi yang telah dikuatkan melalui Sakramen penguatan dapat menjadi pribadi yang siap berkarya dalam lingkup keluarga, sekolah, tempat kerja, masyarakat, dan terutama di dalam Gereja dan menjadi saksi Kristus yang mewartakan kabar gembira melalui setiap hal yang dialami dan dimiliki dan berterimakasih kepada para guru pendamping yang telang membimbing selama ini.
Dalam homili singkatnya, Uskup Mgr. Yohanes Harun juga menyampaikan pesan kepada Krismawan dan Krismawati, bahwa di zaman yang modern ini mereka dapat menjadi saksi Kristus yang modern. Mewartakan Firman Allah, membagikan kesaksian tentang Kristus kepada masyarakat yang lain. Dengan menerima Sakramen Krisma berarti kita dinilai sudah dewasa dalam iman, dilantik menjadi saksi iman dan terlibat penuh dalam Gereja. (daris)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *