UKMC Bersama SMP Indriasana Gelar Webinar “Menjadi Pribadi yang Sukses ”

PALEMBANG, MEDIA SRIWIJAYA – Mahasiswa Psikologi Pendidikan Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) menyelenggarakan Webinar dengan tema “ Menjadi Pribadi yang Sukses” pada Senin, 15 November 2021 dalam rangka tugas Praktik Kerja Lapangan (PKL). KepanitiaanWebinar ini diketuai oleh Yolanda Oktatiana dengan anggotanya Yuliana Sri Indriani, Silvia Stefanie Chandra, Stefanus Bagus Prasetyo dan Vanny Novitasari. Webinar ini diselenggarakan bagi pegawai Yayasan Dharma Ibu Palembang, Guru dan siswa SMP Indriasana yang secara keseluruhan berjumlah 89 orang. Hadir sebagai narasumber yaitu RP. Constantius Kristianto, SCJ, S.Th., M.Th., yang juga merupakan dosen Universitas Katolik Musi Charitas. Webinar ini diharapkan dapat memotivasi siswa/i serta para guru di SMP Indriasana Palembang untuk menjadi pribadi yang sukses dan untuk memberikan pandangan dari sudut pandang psikologi.

Menurut pandangan Romo Kris, definisi sukses bukan berarti semata-mata hanya kekayaan, jabatan yang tinggi dan mencapai tujuan hidup lainnya, namun kesuksesan seseorang merupakan sebuah proses untuk mencapai kebahagiaan. Menurut beliau, kita bisa belajar dari sebuah sepeda di mana fungsi sepeda ditentukan oleh beberapa komponen yaitu 2 roda (roda depan dan roda belakang), pedal dan rantai. Roda belakang sebagai pendorong dan penopang. Roda depan sebagai penyeimbang dan penentu arah. Apabila salah satu roda tidak berfungsi maka sepeda pun tidak dapat dipakai sebagai alat transportasi lagi. Roda belakang baru bisa berputar bila terhubung dengan pedal yang berfungsi sebagai power, cepat lambatnya sepeda ditentukan oleh pedal tersebut tetapi pedal baru berfungsi bila terhubung dengan roda belakang dan rantai, tanpa rantai sepeda akan macet. Perumpamaan tersebut bisa dikaitkan dengan hidup kita yang bisa berjalan dengan baik jika ada 3 komponen yaitu kepribadian, kerja dan doa.Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu peserta menanyakan tentang “bagaimana cara mencegah kepribadian yang buruk?” Beliau mengatakan untuk memperhatikan pergaulan kita dan harus sadar jika kita berbuat negatif pada orang lain maka hal negatif pun akan berbalik kepada kita. Selain itu, salah satu peserta juga bertanya mengenai “bagaimana cara mengubah orang jahat menjadi orang baik?” Jawaban dari beliau ialah tentang peranan cinta, karena cinta dapat mengubah sesuatu yang jahat menjadi baik karena orang jahat adalah orang baik yang tersakiti seperti dalam serial film “Joker.”Romo Kris berpendapat bahwa dari semua kebutuhan yang ada sebenarnya keinginan terdalam dari setiap orang adalah kebutuhan untuk dihargai, diakui dan dicintai.

Apa pun yang orang lakukan, dengan menjadi atasan, menjadi kaya atau menjadi hebat sebenarnya bermuara pada kerinduan yang sama yaitu supaya dirinya diakui, dirinya dihargai, dirinya dihormati, dirinya dicintai. Manusia tidak bisa hidup tanpa cinta. Oleh karena manusia tidak dapat hidup tanpa cinta, maka kehadiran orang lain itu sangat penting. Seberapa pun besar egoisme orang, dia masih membutuhkan orang lain karena manusia tidak mungkin hidup sendiri. Oleh karena itu, “kecerdasan sosial” yaitu kemampuan untuk dapat berelasi dengan orang lain sangat penting. Kecerdasan sosial itu memuat kemampuan menerima orang lain, kemampuan memahami orang lain, kemampuan menghargai orang lain. Relasi / pertemanan / persaudaraan dengan orang lain itu adalah “aset masa depan.” Pada akhirnya, beliau juga berpesan untuk menjadi pribadi yang bermutu yaituuntuk mampu hidup bersama orang lain dengan baik, kita harus punya “integritas”.Selalu memegang komitmen dan empati terhadap orang lain. Selalu berusaha membuat dirinya berguna bagi orang lain. Dan menjunjung tinggi harga diri. (daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *