Tingkatkan Kompetensi di Era Digital, Guru Kusuma Bangsa Palembang Ikuti Workshop Peran Guru di Era AI
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sekolah Kusuma Bangsa Palembang menggelar workshop selama dua hari, Selasa dan Rabu (9-10/12), bagi seluruh guru SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini berfokus pada adaptasi peran guru di tengah masifnya perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) dengan mengusung tema “Seni Mengajar di Era AI: Panduan Praktis Membuat Media Pembelajaran dengan AI serta Penyusunan Standar Penilaian Pendidikan dalam Kerangka Permen Nomor 21 Tahun 2022.”
Workshop yang berlangsung di SMA Kusuma Bangsa, Jalan Residen H. Rozak 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang, ini disampaikan oleh pakar pendidikan Drs. H.I. Gede Mendera, M.T. bersama tim IT Kusuma Bangsa.

Dalam pemaparannya, Gede Mendera menekankan bahwa meskipun AI sangat membantu dalam tugas administratif, seperti menyusun materi ajar dan menilai jawaban siswa, teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan nilai kemanusiaan, kebijaksanaan, dan konteks budaya yang hanya dimiliki oleh seorang guru.
“AI bisa memberikan solusi, tapi hanya guru yang bisa memberikan makna dan keputusan etis dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peran guru mengalami transformasi esensial di era AI, meliputi: Kurator Pengetahuan: Menyaring informasi yang relevan dan valid di tengah banjir informasi digital. Fasilitator Berpikir Kritis: Mendorong siswa untuk menganalisis dan tidak sekadar menerima jawaban dari mesin. Role Model Etika Digital: Memberi teladan tentang penggunaan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Desainer Pembelajaran Otentik: Merancang pengalaman belajar yang bermakna dan mendorong kreativitas.

Sesi praktis workshop memberikan panduan langkah demi langkah tentang integrasi AI untuk efisiensi dan kreativitas dalam membuat media pembelajaran. Pendekatan ini disebut “Seni Mengajar dengan AI: Panduan Praktis Membuat Media Pembelajaran”.
Guru diperkenalkan dengan berbagai alat AI yang dapat digunakan untuk:Presentasi Visual: Membu at slide dan infografis (Contoh: Canva AI, Plus AI). Video Pembelajaran: Mengubah naskah teks menjadi video profesional dengan avatar virtual (Contoh: Lumen5, Synthesia). Materi Teks & Kuis: Menghasilkan ringkasan materi dan kuis interaktif otomatis (Contoh: Quizlet, Eduaide.ai).
Penerapan AI juga ditekankan untuk tujuan personalisasi dan diferensiasi, di mana materi pembelajaran dapat disesuaikan secara real-time berdasarkan kinerja individu siswa.

Theresia Ispujiati,S.Si., M.Pd kepala sekolah SMP Kusuma Bangsa kepada awak media menjelaskan bahwa workshop ini diharapakan menjadikan kunci sukses pendidikan di era AI, guru guru SD SMP SMA Kusuma Bangsa Palembang dapat menciptakan sinergi yang cerdas dan manusiawi. Melalui kurikulum yang lebih adaptif dan inovatif. “AI adalah asisten yang hebat, tetapi peran utama guru sebagai penyampai nilai kemanusiaan, kebijaksanaan, dan verifikator informasi tetap tidak tergantikan. Pendidikan harus terus berfokus pada pembangunan pengetahuan, bukan hanya pada kemudahan mengaksesnya,” kata Ispujiati. (daris)



