Tak Ada Ampun Bagi Pelaku Kejahatan
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sosok anak muda yang gagah, santun dan tampan segudang prestasi pantas disandang AKP Alfredo yang akrab disapa Fredo Bule Kapolsek Kertapati yang termuda ini yang baru menjabat lebih kurang 2 bulan memegang amanah dpercayakan menjadi Kapolsek Kertapati. “Jabatan adalah amanah dan harus kita pertanggungjawabkan di mata masyarakat dan Allah SWT,” ujar AKP Alfredo yang merupakan Akpol lulusan 2012 dan PTIK 2013 ini.
Sebelum kembali dinas ke Polrestabes Palembang, dia sudah bertugas dan berpindah -pindah tempat. Setelah lulus Akpol 2012 dan PTIK awal ditempatkan ditugaskan di Polda Sulawesi Tengah di kota Palu selama 2 tahun.
Dia menuturkan, setelah itu ditugaskan di Polda Sumatera Selatan menjadi Sespri Irjen Idham Aziz. Dan setelah itu dipindah lagi ke Jakarta ditugaskan Mabes Polri di bagian Bareskrim selama 2 tahun sebagai Tipideksus Bidang Uang Palsu dan Materai Palsu masih zaman Kabareskrim Pak Aridono dari tahun 2015 sampai 2017. “Selanjutnya mendapat amanah lagi ke Polda Sumsel ditugaskan sekitar 1,5 tahun di Krismum Subdit PPA Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Sumsel. Telah mengungkap banyak kasus seperti perdagangan anak. Setelah itu saya dipercayakan lagi menjadi Jatantras Polda Sumsel Bidang Kasubditnya pimpinan Erlin Tangjaya saya dipercaya di unit 2 Polda Sumsel tahun 2018 situ saya juga mengungkap kasus penbunuhan sopir gocar dan pelaku dapat kita tangkap dan sempat saya mendapatkan penghargaan dari Kapolda Sumsel waktu itu dijabat Irjen Zulkarnain,” katanya.
Lebih lanjut dia menuturkan, karena basicnya di Sespri maka saya dipercayakan lagi menjadi Sespri Kapolda Sumsel di bidang Kaurbungkol waktu Kapoldanya dijabat oleh Irjen Priyo. “Setelah Kapolda Sumsel Pak Priyo kembali ke Mabes dan digantikan Kapolda Irjen Eko Indra saya dipercaya menjadi Kapolsek Kemuning lebih kurang sekitar 8 bulan menjabat Kapolsek Kemuning,” ucapnya.
“Selama saya menjabat banyak kasus diungkap seperti perjudian. Dan dipercayakan lagi menjabat Kasat Reskrim Polres Kabupaten PALI. Selama menjabat 8 bulan , pada waktu itu suasana pilkada ulang ( PSU) jadi suasana agak panas antar pendukung tetapi alhamdul illah suasana aman dan kondusif. Di samping itu banyak kasus- kasus besar saya ungkap yaitu perampokan toke karet yang membawa Rp 200 juta dan korban selamat dan dapat kita ambil keterangan,” tambah AKP Alfredo.
Dia mengungkapkan, tidak lama dari itu pelaku dapat kita tangkap dalam kurun tiga minggu pelaku dapat kita tangkap di daerah Kabupaten PALI dan satu lagi di di Provinsi Jambi.” Di samping itu ungkap kasus pencabulan dari kerja keras dan tim saya mendapatkan penghargaan dari wartawan Pokja Polres PALI. Dan setelah itu saya dipercaya ke Polrestabes Palembang dan dipercayakan menjabat Kapolsek Kertapati sampai sekarang. Dan saya mengimbau kepada seluruh pelaku kejahatan untuk tidak melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Kertapati kalau sudah terjadi saya akan kejar pelaku, sampai lubang semut tetap saya kejar, ” tandasnya. Selamat bertugas ya Pak! (Yanti)




