HeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Spesialis Curanmor Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Johan (32), spesialis curanmor ini nyaris babak belur dihajar warga masyarakat Komplek Sri Gading Indah Blok A No 6 Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, saat berusaha kabur ditinggal rekan rekannya. Senin (24/01) pukul 24.00 wib.

Johan, warga Dusun II Rt 02 Rw 02 Desa Campang Tiga Ulu Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur, bersama dua rekannya Hengki dan Diok yang ini keduanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian. Selain mengamankan tersangka Johan, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor merk Yamaha nopol BG 5668 JAN milik korban Aditya. Satu buah gembok rusak. Satu buah pisau dan mata kunci leter T.

Dalam aksinya, ke tiga pelaku Johan, Diok dan Hengki, melakukan pencurian sepeda motor, pelaku Hengki (DPO) membuka gembok pintu pagar depan rumah korban mengunakan kunci yang sudah di bentuk. Lalu, pelaku Hengki dan Diok mengangkat pintu gerbang hingga terlepas, barulah pelaku Hengki mengambil sepeda motor korban yang tengah terpakir di teras depan rumah korban. Motor korban sempat di dorong keluar, pelaku Hengki memotong kabel penghubungi stater pada motor setelah berhasil dihidupkan.

Karena kurang puas, pelaku Hengki dan tersangka Johan, kembali masuk ke dalam rumah korban lagi untuk mengambil satu lagi sepeda motor tapi naas ketahuan pemilik rumah Lidya. Spontan keduanya kabur. Pelaku Hengki kabur bersama pelaku Diok dengan mengunakan sepeda motor mereka. Sementara tersangka Johan saat membawa motor korban berhasil ditangkap dan di hajar warga. Beruntung nyawa korban diselamatkan petugas yang saat itu tengah patroli dari amukan warga. “Yang kita amankan ini pelaku curanmor, dan barang bukti satu unit sepeda motor milik korban berhasil kita amankan oleh petugas yang sedang patroli melihat pelaku yang dimasa warga, tersangka bersama dua temannya (buron) melakukan aksi curanmot,” ungkap Kompol Haris M Hasyim didampingi Kanit Reskrim Iptu Panji Nugroho. Selasa (08/2).

Masih dikatakan Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin, jika komplotan tersangka johan merupakan spesialis curanmor terbukti sudah melakuka. aksinya sebanyak 5 kali. “Untuk mereka ini sudah beraksi 5 kali, tiga kali di Km 12 dan satu kali di Kenten dan satu ini di tanah mas Banyuasin,” jelasnya.

Sementara itu. Tersangka Johan, yang sehari hari bekerja sebagai tani ini nekat menjadi pelaku curanmor tergiur hasil yang lumayan. Membuat dirinya babak belur dihajar warga saat berusaha membawa kabur sepeda motor korban. “Tugas ngawasi dan membawa motor curian, saya ditangkap dan dihajar warga karena ditinggal kawan kabur,” aku tersangka.

Untuk setiap hasil curian, dikatakan tersangka Johan di jual di kampung dengan bagi hasil bertiga. “Motor di ju di kampung seharga 2 juta hingga 2,5 juta kami bagi tiga kadang saya dapat 700 ribu kadang 800 ribu, uangnya untuk poya poya mabuk,” akunya. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *