EkonomiHeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Perempuan UMKM di Palembang Perkuat Strategi Pemasaran Digital dalam Agenda Transisi Energi Berkeadilan

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Yayasan Mitra Hijau (YMH) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digital Marketing untuk Meningkatkan Pemasaran Produk bagi Forum Perempuan Energi Berkeadilan di Kota Palembang di Hotel The Zuri Palembang, Kamis (7/5). Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai organisasi perempuan dan komunitas di Kota Palembang yang tergabung dalam Forum Perempuan Energi Berkeadilan Sumatera Selatan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program penguatan kapasitas perempuan dalam agenda Just Energy Transition (JET) di Sumatera Selatan yang dilaksanakan YMH melalui Proyek IKI–JET (Innovation Regions for a Just Energy Transition) dengan dukungan Pemerintah Jerman.

Kegiatan menghadirkan narasumber Prof. Ir. Erna Yuliwati, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN-Eng. selaku Advisor Yayasan Mitra Hijau dan Doddy S. Sukadri selaku Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Hijau. Pelatihan difokuskan pada penguatan keterampilan digital bagi pelaku UMKM perempuan agar mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Materi pelatihan mencakup pengenalan dasar digital marketing, pengelolaan media sosial dan marketplace, teknik copywriting sederhana, strategi pemasaran berbiaya rendah, hingga praktik pembuatan konten kreatif menggunakan telepon pintar.

Field Coordinator Yayasan Mitra Hijau wilayah Sumatera Selatan, Ressy Tri Mulyani, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penguatan kapasitas perempuan dalam bidang ekonomi menjadi bagian penting dalam mendukung proses transisi energi yang berkeadilan. “Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan komunitas. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan perempuan tidak hanya menjadi pihak yang terdampak dalam proses transisi energi, tetapi juga menjadi aktor penting yang mampu beradaptasi, mandiri secara ekonomi, dan memanfaatkan peluang di era digital,” ujarnya.

Pelatihan digital marketing ini juga menjadi kelanjutan dari pelatihan pengemasan dan desain label kemasan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Jika pada pelatihan sebelumnya peserta dibekali kemampuan memperkuat identitas dan tampilan produk, maka pada sesi kali ini peserta diarahkan untuk memahami strategi promosi digital melalui praktik langsung pembuatan konten pemasaran.

Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam praktik kelompok membuat foto dan video produk untuk kebutuhan media sosial dan marketplace. Dengan memanfaatkan perangkat sederhana seperti smartphone, peserta belajar menyusun konsep konten, mengambil gambar produk, menulis deskripsi yang menarik, hingga memahami pola publikasi konten yang efektif pada platform digital seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan marketplace.

Pendekatan praktik langsung tersebut dilakukan agar peserta mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri dalam mengembangkan usaha mereka. Selain meningkatkan keterampilan promosi, pelatihan ini diharapkan dapat membantu UMKM perempuan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat keberlanjutan ekonomi komunitas perempuan di tengah perubahan sosial dan ekonomi akibat transisi energi.

Dalam sambutannya, Dian Septialisa, S.Pi, Penelaah Teknis Kebijakan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa transformasi ekonomi dan transisi energi berkeadilan merupakan salah satu isu strategis regional yang telah menjadi perhatian dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, proses transisi energi tidak dapat dihindari dan akan membawa berbagai dampak, baik positif maupun negatif, terutama bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor energi fosil.

Karena itu, kegiatan penguatan kapasitas seperti pelatihan digital marketing bagi perempuan pelaku UMKM dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin muncul akibat transformasi ekonomi dan transisi energi. Melalui peningkatan keterampilan pemasaran digital, perempuan didorong untuk memiliki kemampuan adaptif, memperluas peluang usaha, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga maupun komunitas.

Bappeda Provinsi Sumatera Selatan juga mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Yayasan Mitra Hijau melalui Proyek IKI–JET yang tidak hanya menempatkan isu transisi energi dalam konteks perubahan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan keadilan kelompok rentan, termasuk perempuan. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan semangat Just Energy Transition, yakni memastikan proses transformasi menuju ekonomi hijau berlangsung secara inklusif, adil, dan mampu menciptakan peluang baru bagi masyarakat.

Forum Perempuan Energi Berkeadilan Sumatera Selatan sendiri dibentuk sebagai ruang kolaborasi perempuan lintas organisasi dan komunitas untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *