Sinergi dan Kolaborasi Semua Elemen Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, Harvesting Gernas BBI dan BBWI Tahun 2024 di Sumsel
Ket foto: IST – Momen Pembukaan Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Tahun 2024 di Lapangan DPRD Sumsel di Palembang, Minggu (26/5).
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebutkan dengan bersinergi dan kolaborasi semua elemen mulai dari unsur pemerintahan, instansi, jasa keuangan termasuk UMKM menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Harvesting Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia kembali kita gelar. Kali ini di Sumsel (Palembang). Ini perwujudan kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam rangka mewujudkan komitmen bersama menjaga perekonomian kita,” kata Mahendra saat sambutan resmi Pembukaan Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Tahun 2024 di Lapangan DPRD Sumsel di Palembang, Minggu (26/5).

Ket foto: Sambutan Menko Manves RI secara daring.
Kegiatan yang disebutkan Mahendra sebagai lanjutan dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2023 digelar di Provinsi Riau ini merupakan kegiatan yang sangat positif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia meski saat ini suasana ekonomi dunia sedang tidak menentu. “Ke depan kita harus andalkan motor-motor pertumbuhan di dalam negeri. Situasi ekonomi internasional dan nasional yang belum menentu apalagi geopolitik saat ini. Maka kita harus terus berkomitmen menjaga kondisi tingkatkan berbagai kegiatan termasuk pariwisata dan eko kreatif. Kita jaga bahkan tingkatkan lebih tinggi lagi. Kontribusi yang diharapkan dari para pelaku UMKM. Ada 2.5 juta UKMK di Sumsel yang berkontribusi dan dengan angka itu hampir 70 persen menyerap tenaga kerja. Semua itu siap untuk didukung oleh OJK yang terbukti bahwa penyaluran kredit UKMK total kredit perbankan di Sumsel naik Rp 39.75 Triliun hingga total berjumlah Rp 166 Triliun. Gernas ini supaya fokus peningkatan UMKM lebih ditingkatkan lagi. Bukan slogan tapi tumpuan kegiatan perekonomian ke depan,” tambah Mahendra.
Selanjutnya, ia menyebutkan bahwa Gernas tahun ini tercapai target. Untuk belanja dalam negeri mencapai Rp 3,6 triliun. “OJK terus dorong peningkatan akses keuangan dari pelaku UMKM dengan tagline Mudah, Terjangkau dan Sesuai Kebutuhan,” ujarnya lagi seraya menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan mewujudkan komitmen meningkatkan beberapa akses seperti kemudahan kredit dan mendorong penyalurannya ke para pelaku UMKM. “Kami yakin sinergi yang baik ini akan terus terjaga khusus di Sumsel,” katanya.

Ket foto: Sambutan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.
Turut hadir Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen merangkap Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Sekda Sumsel Ir Supriono, Kepala OJK Sumsel Babel Untung Nugroho, OPD terkait, jajaran Perbankan serta para tamu undangan.
Kegiatan ini akan disinergikan dengan kegiatan Sriwijaya Expo sebagai perayaan HUT Provinsi Sumsel yang berlangsung pada 24-28 Mei 2024 di Lapangan DPRD Provinsi Sumsel.
Pj Gubernur Sumsel yang pada kesempatan ini diwakili Sekda Prov Sumsel, Ir Supriono menyatakan terima kasih kepada OJK yang terus konsisten dalam mendorong geliat ekonomi di Indonesia termasuk di Sumatera Selatan. Apalagi kegiatan nasional BBI dan BBWI ini juga digelar di Sumsel sekaligus momen Hari Ulang Tahun Pemprov Sumsel. Pihaknya juga terus menghimbau kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan agar mendorong masyarakat bangga mengunakan produk dalam negeri dan wisata dalam negeri dalam menjaga kearifan lokal.
Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan memberikan sambutan dalam negeri melalui virtual mengatakan pihaknya mengucapkan selamat atas terselenggara kegiatan Harvesting Gernas BBI dan BBWI di Sumsel sekaligus Hari Ulang Tahun Pemprov Sumsel. “Tantangan geopolitik belakangan ini, diperlukan strategi transformasi ekonomi yang perlu dilakukan. Mulai dari industrialisasi dan hilirisasi, pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kami berharap melalui Gernas BBI dan BBWI ini mampu mendorong perekonomian UMKM dan sektor pariwisata. Dan kami juga mendorong OJK untuk terus membantu akses UMKM untuk mendapatkan pembiayaan,” katanya.
Kepala OJK Sumsel Babel Untung Nugroho ketika dimintai komentarnya usai kegiatan pembukaan mengatakan Sumsel tahun ini ditunjuk jadi tuan rumah oleh Menko Manves RI. “Sebenarnya kegiatan ini sudah kita laksanakan sejak Februari lalu sudah dilakukan berbagai kegiatan mulai dari training, outbording dan sebagainya. Hari ini puncaknya. Alhamdulilah, dibanding dengan tahun lalu di Provinsi Riau yang dilibatkan 900 peserta, kita di Sumsel kali ini lebih dari 1000. Yang daftar ribuan,” kata Untung didampingi Ketua Panitia Pelaksana Sriwijaya Expo 2024 yang juga sebagai Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Prov Sumsel, Dra. Hj. Neng Muhaiba, M.M. usai kegiatan.
Menurutnya, dalam rangkaian Gernas BBI/BBWI 2024, OJK dan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel telah berkolaborasi menyelenggarakan berbagai kegiatan, di antaranya delapan sesi pelatihan UMKM Naik Kelas di 17 Kabupaten/Kota di seluruh Sumsel, melibatkan 1.373 UMKM dengan materi-materi pelatihan antara lain optimalisasi platform digital bagi sarana promosi dan pembayaran digital, pentingnya legalitas bagi UMKM, serta perencanaan dan laporan keuangan. Pendampingan intensif bagi seluruh UMKM peserta pelatihan.Layanan bagi UMKM peserta pelatihan, seperti penerbitan sertifikat halal, NIB, dan akses pembiayaan usaha.Seleksi dan penunjukkan 50 UMKM terbaik dari berbagai kategori. Pemberian penghargaan kepada 5 UMKM Champion Provinsi Sumsel yang nantinya akan mewakili Sumsel dalam tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Sriwijaya Expo 2024 yang juga sebagai Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Prov Sumsel, Dra. Hj. Neng Muhaiba, M.M. mengatakan pihaknya bersyukur kegiatan tahun ini meningkat. Semua UMKM dilibatkan namun karena keterbatasan tempat maka peserta yang ikut pun dibatasi. “Gernas BBI dan BBWI 2024 di Sumsel ini juga diikuti serangkaian kegiatan. Kegiatan ini menargetkan beberapa pencapaian, yaitu Pendampingan dan pelatihan platform digital bagi UMKM (Onboarding) UKM/IKM/Artisan, Transaksi belanja UMKM pada kegiatan Harvesting minimal Rp50 miliar per daerah Belanja Produk Dalam Negeri oleh Kementerian/Lembaga/Pemda minimal 95 persen dari APBN dan APBD 13,2 juta perjalanan pariwisata domestik di Provinsi Sumsel,” katanya.
Harvesting Gernas BBI-BBWI 2024 Provinsi Sumsel dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti Pameran Produk UMKM (BBI): Menampilkan produk-produk unggulan dari berbagai UMKM di Sumsel seperti produk kriya dan biji kopi lokal. Promosi Pariwisata Sumsel memperkenalkan berbagai destinasi wisata menarik di Sumsel. Pertunjukan Seni dan Budaya: Menampilkan kekayaan seni dan budaya Sumsel yang mendunia. Gerakan pasar murah: Membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Cooking Demo: Menampilkan demo memasak masakan khas Sumsel. UMKM Show (Kriya Fashion Show): Memperkenalkan produk-produk kreatif dan inovatif dari UMKM Sumsel. Fashion Show: Menampilkan parade busana tradisional dan modern dari berbagai daerah di Sumsel. (saf)




