Satu Hati Satu Semangat dalam Yubelium 150 Tahun Kongregasi BHK
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Mengenang 150 tahun Kongregasi Frater-Frater Bunda Hati Kudus (BHK) Sedunia yang didirikan oleh Mgr. Andreas Ignasius Schaepman pada 13 Agustus 1873. Pada Sabtu (12/8/2023) Sub Perwakilan Palembang yang menaungi lembaga pendidikan SD Xaverius 2 dan SMP Xaverius 1 Palembang bersyukur melalui Misa Kudus di gereja Santo Yoseph Jalan Jendral Sudirman Palembang tidak jauh dari biara St Andreas milik Frater BHK. Misa Kudus dipimpin oleh Mgr Yohanes Harun Yuwono Uskup Keuskupan Agung Palembang. Selain itu rangkaian syukur di tahun 2023 ini juga atas ulang tahun ke-87 tahun SD Xaverius 2 Palembang dan sekitarnya 75 tahun SMP Xaverius 1 Palembang. Tidak hanya di Palembang saja untuk perwakilan Frater BHK lainnya seperti di Malang, Surabaya, Kediri, Nunukan, Podor, Ende, Ndao, Sikka, Meumere dll juga melaksanakan acara yubilium 150 tahun BHK dengan aneka kegiatan yaitu karnaval, jalan sehat, turnamen volley, futsal, retreat, dan misa syukur.

Hadirnya Tarekat BHK tidak terlepas dari keprihatinan Uskup Utrecht Belanda Mgr Andreas Ignatius Schaepman di mana kondisi pendidikan di Utrecht saat itu sangat memprihatinkan. Di sisi lain katanya sekolah katolik tidak memiliki tenaga pendidik yang berkualitas dan terampil untuk membina kaum muda. Akibatnya mutu pendidikan sangat rendah dan terjadi degradasi moral di kalangan kaum muda. “Situasi ini membuat gereja prihatin dan mengetuk nurani uskup Schaepman untuk mendirikan Tarekat Frater Bunda Hati Kudus tanggal 13 Agustus 1873 dengan tujuan menanggulangi masalah pendidikan,” ujar Frater Herman. Lebih lanjut Fr M. Herman Yoseph BHK pimpinan kongregasi BHK sub Palembang kepada awak media menjelaskan bahwa kongregasi Frater Bunda Hati Kudus dalam merayakan 150 tahun mengajak semua anggota dan semua yang bekerja sama dan yang berkehendak baik untuk mendalami tema: SATU HATI, SATU SEMANGAT, dan SATU MISI BERTOLAK KE TEMPAT YANG LEBIH DALAM.
Mgr Yohanes Harun Yuwono Uskup Keuskupan Agung Palembang dalam kotbahnya mengajak kita semua untuk senantiasa merawat dan memelihara Persaudaraan. Bahwa pentingnya persaudaraan merupakan suatu ikatan baik psikologis, spiritual, kemanusiaan yang tumbuh dan berkembang dalam hati nurani setiap orang yang terintegrasi menjadi kesatuan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, maka semua pihak dipanggil untuk mengolah persaudaraan itu menjadi sesuatu yang menghidupkan, menumbuhkan, dan menggairahkan, merawat, dan bersama-sama bergerak mewartakan persaudaraan. Sehingga kelanjutan kongregasi terus tumbuh berkembang.

Frater M Faustianus Banusu BHK kepala SMP Xaverius 1 Palembang lebih lanjut menjelaskan bahwa Spirit kongregasi BHK adalah hidup persaudaraan yang merupakan suatu ikatan baik psikologis, spiritual, kemanusiaan yang tumbuh dan berkembang dalam hati nurani setiap orang yang terintegrasi menjadi kesatuan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. ” Di mana Paus Yohanes Paulus II dalam Vita Consecrata juga menandaskan bahwa persaudaraan yang dibangun dalam persekutuan dapat menjadi ragi bagi persaudaraan Gereja semesta. “Oleh sebab itu, kita dipanggil untuk ikut serta atau ikut mengambil peran dalam menyebar luaskan persaudaraan yang melintasi budaya dan bangsa di tengah dunia yang sedang berubah di tengah globalisasi,” ujar Faustianus.
Fr.M.Venansius BHK selaku superior pimpinan umum kongregasi BHK dalam realesnya mengungkapkan bahwa momentum peringatan 150 Tahun BHK, menjadi istimewa, karena sekaligus diperingati momen spesial lainnya. Momen spesial dimaksud yakni 95 Tahun BHK berkarya di Indonesia, Kepada para pendidik yang bekerja di Satuan Pendidikan Yayasan Mardi Wiyata agar tidak menyerah dengan situasi dan kondisi saat ini tetapi terus memaknai spiritualitas pendiri kongregasi dan pendahulu. “Semangat para misionaris pendahulu harus terus membakar semangat kita agar Obor BHK dan Mardi Wiyata terus menyala dan berkobar,” (darisawalistyo)




