HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Puncak Yubelium 75 Tahun Seminari Santo Paulus Palembang Gelar Wayang Kulit dan Ekaristi Syukur

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Puncak acara Yubileum 75 tahun Seminari Menengah Santo Paulus Palembang pada Jumat (12/5/2023) dilangsungkan perayaan syukur ekaristi dan pagelaran wayang kulit climen. Seminari Menengah Santo Paulus Palembang merupakan tempat pendidikan awal bagi para calon imam dan atau biarawan Katolik milik Keuskupan Agung Palembang yang pengelolaannya diserahkan kepada Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ).. Dalam ekaristi puncak acara yubileum 75 tahun dipimpin oleh Mgr Yohanees Harun Yuwono dan Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo, serta puluhan konselebran romo-romo, sedangkan pagelaran wayang kulit climen dengan dalang Ki Geter Pramuji Widodo dan Ki Gading Pawukir dengan lakon Dewa Ruci. Perayaan 75 tahun Seminari St Paulus Palembang telah dilaksanakan selama 1 tahun sejak 24 April 2022 di mana rangkaian acara telah terlaksana seperti seminar moderasi beragama, kunjungan persaudaraan ke Pondok Pesanten, reuni akbar,Rekoleksi dan ziarah rohani, kegiatan sosial dll.

Romo Titus Waris Widodo selaku Rektor seminari St Paulus Palembang mengatakan bahwa perayaan 75 tahun seminari ini semakin menyadarkan semua, betapa rahmat Tuhan senantiasa menyertai perjalanan Seminari Menengah St. Paulus Palembang. Kalau ditelisik lebih dalam lagi pastilah ada banyak lagi rahmat Tuhan yang bisa kita temukan dan mengundang kita untuk berseru. Semoga di hari-hari selanjutnya Seminari Menengah St. Paulus Palembang tetap menjadi sumber berkat bagi Gereja karena menghasilkan calon imam dan biarawan yang saleh, cerdas, tangguh, dan kreatif dalam menggembalakan umat serta menghasilkan para awam yang beriman tangguh dan berdaya ubah.

Mgr Vinsensius Setiawan Triatmaja yang saat ini menjabat Uskup Tanjung Karang juga alumni seminari Santo Paulus Palembang dalam sambutannya bercerita ketika belajar di seminari masuk kelas gramatika banyak hal yang bisa dipetik seperti halnya melatih kemandirian, meningkatkan rasa tanggung jawab moral, mempertajam rasa solidaritas dan memantapkan panggilan sebagai imam. Awal berdirinya Seminari Menengah St. Paulus diresmikan pada tanggal 24 April 1924 pada mulanya berlokasi di pastoran Katolik Hati Kudus di Jl. Talang Jawa 4, Palembang. Setelah digabung dengan seminari St. Yosep. Pringsewu, Seminari Menengah St. Paulus pindah ke Lahat pada tanggal 12 Agustus 1950. Setahun kemudian seminari pindah lagi ke Palembang dan menempati salah satu gedung Frater Bunda Hati Kudus, di samping gereja St. Yoseph sekarang. Tak lama kemudian seminari pindah lagi di kompleks Rumah Sakit Charitas. Pada tanggal 15 Mei 1955 gedung seminari bertempat di Jl. Bangau 60 Palembang diresmikan, dan sejak saat itulah Seminari Menengah St. Paulus berdomisili di Jl. Bangau 60. (darisawalistyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *