google-site-verification: google09076e6a44bdb237.html Puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Palembang Hikmah dan Meriah “Guru Bermutu, Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas – Mediasriwijaya
HeadlineNasionalPalembangPendidikanSUMSEL

Puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Palembang Hikmah dan Meriah “Guru Bermutu, Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA — Ribuan guru di kota Palembang hadir pada momentum puncak peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Gedung The Sultan Convention Center Palembang, Rabu 3 Desember 2025.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para pendidik, tetapi juga menjadi wujud solidaritas antarprofesi guru melalui penggalangan dana kemanusiaan bagi rekan-rekan guru yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Medan, dan Padang.

Acara yang dihadiri oleh Walikota Palembang Ratu Dewa, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua PGRI Sumatera Selatan, serta Ketua PGRI Kota Palembang ini diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana. Suasana haru menyelimuti ruangan saat seluruh peserta menundukkan kepala, mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi para guru dan masyarakat yang tengah berjuang menghadapi musibah.

Ketua PGRI Kota Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd.,M.M., dalam kesempatan ini menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kota terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru. “Hari ini adalah hari ulang tahun PGRI ke 80 dan Hari Guru Nasional 2025. Pada kesempatan ini saya melaporkan berbagai keberhasilan Walikota Palembang  tentang Pendidikan di kota Palembang. Terima kasih dan selamat kepada Ketua PGRI Sumsel atas didaulatnya Ibu Dewi Sastrani Ratu Dewa jadi Bunda Guru Kota Palembang,” kata Zulinto seraya mengingatkan bagi para guru yang ingin mengadu dan bersaran kepada Bunda Guru dipersilahkan.

Selain itu, Zulinto menjelaskan keberhasilan berbagai program Walikota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Walikota Palembang Prima Salam seperti pembagian seragam sekolah gratis. Berbagai harapan para guru diutarakan Zulinto seperti tunjangan guru, tunjangan kepala sekolah. Selain itu insentif para honorer yang tetap dipertahankan Pemkot Palembang. “Tiga tahun terakhir lebih dari 6000 PPPK di kota Palembang diangkat Walikota Palembang. Mau tidak jadi PNS, “ ujar Zulinto yang disambut kata “mau” oleh para guru.

Zulinto juga membeberkan 2026 Walikota Palembang akan memberikan beasiswa penuh untuk guru sekitar 100 orang untuk menyelesaikan S2 bahkan juga akan diusulkan ke jenjang S3. “Kami sangat bersyukur atas komitmen Pemerintah Kota Palembang yang telah mengabulkan permohonan kami. Ini adalah langkah besar dalam menciptakan guru yang unggul dan profesional,” ungkap Zulinto.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan penempatan guru PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu, agar tidak terjadi ketimpangan antar sekolah. “Kami berharap BKPSDM dan Dinas Pendidikan dapat melakukan pemetaan yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” katanya seraya menyerukan Hidup Guru, Hidup PGRI, Solidaritas Yes.

Walikota Palembang Ratu Dewa menekankan pentingnya menjadikan peringatan HUT PGRI dan HGN sebagai momentum untuk mempererat solidaritas dan kepedulian sosial. “Melalui peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN ini, mari kita rayakan dengan suka cita, namun tetap mengingat saudara-saudara kita di Aceh, Medan, dan Padang yang sedang mengalami kesusahan akibat bencana alam,” ujar Ratu Dewa.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palembang untuk turut serta dalam penggalangan bantuan kemanusiaan yang akan disalurkan kepada para guru terdampak.

Ratu Dewa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru yang telah mempercayakan kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Prima Salam.

Lebih lanjut, Ratu Dewa menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Palembang melalui program “Palembang Cerdas”. Salah satu targetnya adalah memastikan setiap sekolah memiliki minimal satu guru bergelar magister (S2), serta menghadirkan dokter spesialis di setiap puskesmas untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Terkait penataan tenaga pendidik, ia menyoroti pentingnya pemetaan dan relokasi guru agar distribusi tenaga pengajar lebih merata dan efisien. “Saya akan menginstruksikan Kepala BKPSDM untuk mengatur penempatan guru dalam satu kecamatan agar tidak terjadi penumpukan guru dengan mata pelajaran yang sama di satu sekolah. Harapan saya, guru tidak perlu bekerja terlalu jauh dari tempat tinggalnya,” jelasnya.

Menanggapi isu perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan segera berakhir, Ratu Dewa menegaskan bahwa selama tidak ada pelanggaran fatal, kontrak akan diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Palembang yang berjaya dan berdaya,” tegasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *