PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Catatkan Kinerja Positif Semester I Tahun 2026, Pergerakan Pesawat dan Penumpang Tumbuh Positif
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mencatatkan kinerja positif selama Semester 1 tahun 2026.
Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Bandara SMB II berhasil membukukan pertumbuhan pada sektor pergerakan pesawat dan jumlah penumpang. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, Bandara SMB II melayani sebanyak 9.781 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 4,30% dibandingkan Semester 1 2025 yang tercatat sebanyak 9.378 pergerakan.
Dari total tersebut, pergerakan domestik tercatat sebanyak 9.069 movement dan pergerakan internasional sebanyak 712 movement. Dari sisi jumlah penumpang, Bandara SMB II juga mengalami kenaikan. Total penumpang yang dilayani pada Semester 1 2026 mencapai 1.371.262 orang, atau naik 1,20% dari 1.355.008 orang pada Semester 1 2025. Rinciannya, penumpang domestik mencapai 1.274.824 orang dan penumpang internasional sebanyak 96.438 orang.
Jakarta, Batam, Kualanamu dan Pangkal Pinang masih menjadi top destinasi domestik pilihan penumpang, sedangkan untuk internasional, Kuala Lumpur masih menjadi pilihan utama perjalanan luar negeri dari Palembang.
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengguna jasa, mitra usaha, mitra kerja, serta seluruh stakeholder yang telah mendukung operasional dan pertumbuhan Bandara SMB II. Capaian positif ini adalah hasil dari kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada kami. Ke depan kami akan terus berupaya menjaga tren positif ini dengan menghadirkan layanan yang semakin prima, membuka rute-rute baru, serta bersinergi dengan seluruh pihak demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sumatera Selatan,” katanya.
Dengan pencapaian ini, Bandara SMB II optimis dapat terus menjadi pintu gerbang utama konektivitas di wilayah Sumatera Selatan dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)




