Operasi Andal Berawal dari Budaya Keselamatan, Kilang Plaju Terus Perkuat Implementasi HSSE
PLAJU, MEDIASRIWIJAYA –Berdiri selama lebih dari satu abad di tepian Sungai Musi, Kilang Plaju terus menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Dengan kapasitas desain pengolahan mencapai 120 MBPOD, Kilang Plaju senantiasa memperkuat implementasi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai fondasi dalam menjaga operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan
Komitmen tersebut terus diperkuat melalui sinergi antara Kilang Plaju dan fungsi HSSE PT Pertamina (Persero) dalam memastikan implementasi aspek keselamatan berjalan secara konsisten di seluruh lini operasional. Penguatan budaya HSSE menjadi salah satu fokus pembahasan bersama Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba, Vice President HSSE SPMS Sigit Pudyoko, beserta jajaran HSSE PT Pertamina (Persero) saat meninjau implementasi aspek HSSE di Kilang Plaju.
Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba, menegaskan bahwa Visible Safety Culture atau Budaya Keselamatan yang Nyata harus menjadi nilai yang hidup dalam setiap aktivitas kerja.
HSSE bukan sekadar kepatuhan terhadap standar, tetapi merupakan nilai yang harus menjadi bagian dari cara berpikir dan bertindak setiap pekerja. Kepedulian terhadap keselamatan diri, rekan kerja, aset perusahaan, dan lingkungan menjadi fondasi untuk mewujudkan operasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan. “Peningkatan pemahaman terkait bahaya, persepsi bahaya, perubahan prilaku, pengelolaan risiko pekerjaan, pembelajaran kejadian masa lalu, penataan libgkungan kerja dan aspek pengawasan menjadi fokus utama dalam peningkatan kinerja keselamatan perusahaan” ujar I Ketut Laba.

Executive General Manager RU Plaju, Khabibullah Khanafie, mengatakan bahwa implementasi HSSE merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh proses bisnis di Kilang Plaju. Menurutnya, menjaga keselamatan pekerja dan keandalan operasi menjadi tanggung jawab bersama yang terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi, disiplin operasional, serta budaya saling peduli di lingkungan kerja. “Keandalan operasional hanya dapat dicapai apabila diawali dengan budaya keselamatan yang kuat. Karena itu, Kilang Plaju terus berupaya membangun lingkungan kerja yang aman melalui penerapan standar HSSE secara konsisten, penguatan kepemimpinan keselamatan, serta keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam mengelola risiko. Dengan upaya tersebut, Kilang Plaju dapat terus menjaga keandalan operasional sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Khanafie.
Kilang Plaju akan terus memperkuat implementasi budaya HSSE sebagai fondasi dalam menjalankan operasi yang selamat, andal, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan energi sebagai salah satu arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dengan budaya keselamatan yang terus diperkuat, Kilang Plaju optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menyediakan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)




