HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

Program Pengabdian UKMC Dorong Kreativitas Guru dalam Menciptakan Pembelajaran yang Interaktif

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sebanyak 19 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMK, yang berasal dari Sekolah Padmajaya, aktif berpartisipasi dalam sebuah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam proses pembelajaran. Program ini merupakan inisiatif dari Universitas Katolik Musi Charitas (UKMC) yang diberi nama “Mengasah Kreativitas Guru dalam Menciptakan Kegiatan Ice Breaking dengan Memanfaatkan Media Pembelajaran Konvensional dan Digital”.


Ibu Ira Irzawati, M.Pd., dalam pembukaannya, selaku perwakilan dari tim pengabdian UKM., menyampaikan pesan penting tentang penggunaan kegiatan Ice Breaking yang kreatif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Sambutan juga datang dari Ibu Nopitasari, S.Pd., selaku kepala sekolah SMK Padmajaya, yang secara tegas memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.

Tim pengabdian UKMC didukung oleh beberapa dosen, di antaranya Ibu Ira Irzawati, M.Pd., Ibu Anastasia Ronauli Hasibuan, M.Pd., Ibu Dr. Lisnani, dan Ibu Dewi Sri, M.Si. Mereka memberikan materi yang mendalam tentang pentingnya, manfaat, dan teknik penerapan Ice Breaking di kelas. Di sisi lain, mahasiswa UKMC, termasuk Vewent Fest Levinli, Michelle Delfani Robert, dan Fransiska Kharin Omega, turut aktif dalam memberikan demonstrasi dan simulasi penerapan kegiatan Ice Breaking kepada para guru.


Para peserta terlihat sangat bersemangat dalam menerima materi dan bertanya kepada narasumber. Mereka juga secara aktif terlibat dalam demonstrasi dan simulasi, menunjukkan antusiasme mereka dalam mengaplikasikan konsep yang diajarkan dalam kegiatan pembelajaran mereka.

Kegiatan ditutup dengan sesi penilaian dari para peserta melalui pengisian kuesioner. Hasilnya menunjukkan bahwa para peserta memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan ini, menyatakan bahwa program pengabdian ini sangat bermanfaat bagi mereka dalam meningkatkan kreativitas dan pengetahuan mereka. Mereka berharap agar kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala di masa mendatang, guna terus mendukung pengembangan kualitas pembelajaran di sekolah mereka. (ukmc.ac.id/daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *