EkonomiHeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Polda Gelar Rakor Antisipasi Kelangkaan Stok BBM dan Elpiji Jelang Nataru

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Guna mengantisipasi kelangkaan stok Bahan Bakar Minta (BBM) dan Gas Elpiji di masyarakat, menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 serta libur sekolah 2022, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pihak Pertamina dan Hiswana Migas, bertempat di Ruang Devia Cita Krimsus Polda Sumsel, Kamis (15/12) pukul 15.30 Wib.

Dari rakor tersebut, Polda Sumsel bersama Pertamina dan Hiswana Migas mengatakan jika stok BBM dan Gas Elpiji di Provinsi Sumatera Selatan aman. “Kita sudah rapat koordinasi terkait realisasi BBM dan Gas Elpiji menjelang Natal, Tahun Baru dan libur sekolah. Dari rekan- rekan Pertamina dan Hiswana Migas untuk kesiapan kita. Kesimpulan hasil dari Rakor untuk kesiapan kita pada BBM baik Subsidi maupun Non Subsidi termasuk juga Gas Elpiji itu cukup,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel. Kombes Pol M Barly Ramadhany didampingi Kasubdit IV Tipidter, AKBP Tito Dani.

Hal senada juga disampaikan Awan Raharjo, Regional Manager Ritel Sales Pertamina Sumbagsel bahwa pihaknya telah menyiapkan stok di empat terminal BBM yang ada di wilayah Sumatera Selatan mencukupi. “Stok kita di 4 terminal BBM yang ada di wilayah Sumsel itu dalam kondisi mencukupi, kita pantau terus stoknya itu rata -rata 10 hari,” ungkap Awan.

Dijelaskan Awan, sehingga 10 hari ini bukan nanti 10 hari lagi stok kita habis, tidak. Tapi, baik suplai dari kilang di Plaju yang mana suplainya mengunakan pipa lalu RTW yang mengsuplai dari Kertapati ke Baturaja, Lubuk Linggau, Lahat itu pun tiap hari selalu mengsuplai. “Kita sudah mengkoordinasikan dengan KAI untuk kelancaran suplainya itu dari sisi stok, jika dari sisi kuota untuk pertalite, solar, maupun elpiji 3 kg itu dalam kondisi mencukupi,” ujarnya.

Dikatakan Awan, Tim Satgas sudah memprediksi akan ada permintaan dan peningkatan pengunaan BBM maupun Elpiji menjelang Natal, Tahun Baru dan liburan sekolah. “Untuk menghadapi Satgas Natal dan Tahun Baru diprediksi akan mengalami kenaikan. Jadi, sampai dengan 14 Desember bahwa realisasi dibandingkan dengan kuota terencana di tanggal 14 itu angkanya ada di atas 97% sehingga 3% itu bisa kita gunakan saat puncak puncak aktivitas  Natal dan tahun baru, jadi kami yakinkan pertalite dan solar itu kami yakinkan cukup,” jelasnya.

Dikatakan Awan pihaknya juga telah menyiapkan beberapa persiapan bahwa di hari libur, pangkalan- pangkalan gas elpiji tidak akan libur. pihaknya menyiapkan pangkalan siaga, termasuk SPBU termasuk daerah krusial seperti mudik atau liburan seperti lokasi wisata disediakan. (Ly)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *