HeadlineOgan IlirPalembangPendidikanSUMSEL

PkM Teknik Kimia Universitas Sriwijaya Latih Warga Tanjung Lubuk Olah Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair

Teks foto: IST – Foto bersama peserta dan tim pelaksana kegiatan di Desa Tanjung Lubuk 29 September 2026

Program pengabdian masyarakat Departemen Teknik Kimia mengajak warga memanfaatkan limbah organik menjadi produk bernilai guna.

Dorong pengelolaan limbah dari lingkungan rumah

TANJUNG LUBUK, OGAN ILIR, MEDIASRIWIJAYA  – Tim dosen Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya berkolaborasi dengan Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia (IMATEK) FT Unsri menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbasis limbah rumah tangga di Balai Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB ini diikuti 92 peserta, melampaui target awal sebanyak 50 peserta. Program tersebut merupakan bagian dari Pengabdian Berbasis Desa Binaan Universitas Sriwijaya Tahun Anggaran 2026 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik menjadi produk bernilai guna.

Kegiatan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Hj. Susila Arita, R., DEA, selaku Ketua Pelaksana, bersama tim dosen Departemen Teknik Kimia FT Unsri, yaitu Dr. Hj. Leily Nurul Komariah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Tuti Indah Sari, S.T., M.T.; Ir. Hj. Reini Silvia Imiay, M.T.; Ir. Bazlina Dawami Afrah, S.T., M.T., M.Eng.; M. Ihsan Riady, S.T., M.T.; Dwi Anggraini, S.T., M.T.; serta Rianya Gayatri, S.T., M.T., Ph.D. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh IMATEK FT Unsri.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari pemilahan limbah organik dan anorganik, pengolahan bahan, serta prinsip dasar fermentasi. Bahan POC yang diperagakan terdiri atas 50 persen sisa sayuran, 30 persen kulit buah, dan 20 persen limbah dapur lainnya. Ekstrak bahan kemudian dicampurkan dengan air kelapa, air cucian beras, gula merah cair, dan EM-4 sebagai bioaktivator sebelum difermentasi secara anaerob menggunakan fermentor sederhana.

Sebagai bagian dari kegiatan, tim juga memperkenalkan EM-4 dan fermentor sederhana yang digunakan dalam proses pengolahan limbah organik. Fermentor serta produk POC yang telah jadi turut ditampilkan sebagai bentuk pengenalan hasil praktik kepada masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian dan mitra desa merencanakan pendampingan produksi, uji coba dan pengaplikasian POC, serta pengembangan pemasaran kepada petani lokal. Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa Tanjung Lubuk Melalui Produksi Pupuk Organik Cair (POC) Berbasis Limbah Rumah Tangga” ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang pengembangan produk bernilai tambah bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *