Pascasarjana UPGRI Palembang Gelar Yudisium dan Pelantikan ke 38
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang kembali menggelar yudisium dan Pelantikan Sarjana Baru. Kali ini Yudisium dan Pelantikan ke 38 berlangsung di Aula Aidil Fitri Syah Lantai 5 Gedung Business and Science Center UPGRI Palembang, Kamis (24/3/2022).

Yudisium dan pelantikan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ini diikuti sebanyak 24 peserta dari tiga program studi yang ada di Program Pascasarjana UPGRI Palembang yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Program Studi Manajemen Pendidikan.
Plt Direktur Pascasarjana PGRI Palembang, Dr Syaiful Eddy M.Si CIQnR usai melantik magister baru mengatakan selama ini dalam menerapkan kurikulum di Program Pascasarjana, pihaknya menempatkan mata kuliah metodologi penelitian di semester dua. “Sebenarnya seluruh kurikulum yang diberikan sudah bagus. Untuk tesis, kurikulum ada di semester satu, tapi metode penulisan tesis selama ini si semester dua. Sekarang rencananya akan kita tempatkan di semester satu supaya saat nanti mendapat mata kuliah metode penelitian dan pelatihan tesis, mereka punya draf proposal. Dan semester 2 sudah seminar proposal dan penelitian, selanjutnya tinggal menunggu wisuda saja,” katanya.
Diakuinya, dengan berbagai kendala yang disampai mahasiswa sehingga tidak lulus tepat waktu. Di antaranya kesibukan bekerja, mengajar dan lama di rumah sehingga tugas tesis terlupakan. “Dari 80% yang lulus 1,5 tahun, sisanya lebih dari itu,” katanya.
Selain itu, mengantisipasi banyaknya peminat mahasiswa S2 terutama Management Pendidikan (MP), maka pihaknya akan menambah dosen baru pada ajaran baru ini. “Analisa dosen banding mahasiswa itu 1:20, dengan jumlah dosen 15 orang, maka hanya bisa menerima 300 orang. Maka dosen akan ditambah 4 orang, diharapkan bisa memenuhi keinginan calon mahasiswa terutama di MP,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas PGRI Palembang Drs Sukardi M.Pd mengatakan, PGRI sudah berencana membuka program studi S3. Saat ini sedang dipersiapkan termasuk untuk SDM dosen. “Hari ini Rektor PGRI mengadakan MoU di Universitas Negeri Semarang untuk kerjasama tenaga pendidikan yang mau melanjutkan kuliah S3,” katanya.
Terkait perubahan penempatan matakuliah penelitian di semester satu, Sukardi mengatakan dari Rektorat melihat situasi dan kondisi kurikulum disesuaikan. Untuk saat ini masih eksis dan sesuai dengan tujuan. “Namun untuk mempercepat kelulusan dengan mata kuliah penelitian ditawarkan di semester 1. Sampai saat ini tak masalah tinggal pengawasan turnitin yang diperketat untuk menjaga kualitas. Penetapan kurikulum berjalan normal dan sesuai dengan yang direncanakan. Kulikulum di Pascasarjana sudah dibuat sedemikian rupa dalam rangka tepat waktu kuliah dengan tetap mengedepankan kualitas,” tambah Sukardi.
Terpisah, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) PB PGRI pada Universitas PGRI Palembang Dr.Hj. Meilia Rosani, S.H.,M.H diwakili oleh wakil ketua BPH PB Drs . Djama’ ani Djakfar M.Pd mengatakan dengan diyudisiumnya sarjana pada Yudisium ke 38 Program Pascasarjana UPGRI Palembang ini berarti bertambah jumlah magister baru di lingkungan UPGRI Palembang. “Kita berharap dengan bekal ilmu yang mereka peroleh di Program Pascasarjana UPGRI Palembang, mereka bisa menjadi agen perubahan minimal di lingkungan kerja mereka masing-masing,” kata Djama’ ani. (*)





