BanyuasinHeadlineHukum&KriminalPalembangSUMSEL

Mobil Tim Advokad Titis Rachmawati Ditabrak Oknum dari Belakang

PALEMBANG. MEDIASRIWIJAYA – Mobil Tim Advokad dari Kantor Titis Rachmawati ditabrak dari belakang, usai berkunjung dari sebuah kawasan perkebunan sawit di kawasan Tungkal Ilir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) hingga rusak berat, Minggu (28/11).

Kasus aksi tabrak mobil Tim Advokad ini sempat viral di media sosial dalam durasi 11,53 menit bagaimana mobil tim Advokad berusaha menghindar dan terus dikejar bahkan ditabrak beberapa kali oleh sebuah mobil Toyota type Land Cruiser VX yang dikemudikan A mengingat korban mengenal identitas pelaku.

Kejadian petang menjelang magrib itu saat tim Advokad hendak pulang di tengah perjalanan pulang dicegat sebuah mobil, bak seperti film action dimana mobil Tim Advokad terus dikejar bahkan ditabrak dari belakang, bahkan dalam rekaman video viral tampak salah satu anggota tim berkata, “Nah awas ditabraknya, terus … terus… nah mobil dia stop kita langsung ke Polsek Sungai Lilin, allah huakbar… terus terus, ” ujarnya, mobil tim advokad terus dikejar dari arah belakang oleh mobil pelaku, berkat kesigapan sang sopir mobil tim Advokad pun berhasil kabur.

Titis Rachmawati, SH MH, selaku Ketua Tim Advokad saat dikonfirmasi terkait aksi tersebut membenarkan kejadian tersebut, jika kejadian usai dirinya bersama tim advokad meninjau kebun, lantaran di perkebunan sering terjadi aksi pencurian buah sawit.

Sebelum ke sana dirinya sudah minta pengamanan dari Polres Banyuasin agar dapat melakukan pengamanan selama satu bulan atas aksi pencurian tersebut saat di lapangan memang ada polisi di sana. Ketika pukul 15.00 wib sore (28/11) Titis mendapat laporan jika karyawan tidak berani panen sawit karena dapat ancaman dan pencurian sawit. “Waktu ke sana benar terjadi pencurian mereka bilang disuruh seseorang tapi saya bilang ini (sawit) punya PT, akhirnya pemanen itu menghubungi seseorang Arif, karena kurang kondusif dan polisi tidak ada lagi dengan alasan ada pengamanan di tempat lain, akhirnya saya pulang,” ungkap Titis, selaku Kuasa Hukum Perusahan tersebut, Senin (29/11).

Benar saja, saat dalam perjalanan pulang, mobil yang membawa rombongan Tim Advokad, tiba- tiba dihadang oleh sebuah mobil. “Di tengah jalan saya dihadang sebuah mobil berisi dua orang, kita berhadapan seakan mau ditabrak, pintu mobil sempat digedor saya tahu orang itu ada senpinya, karena saya pernah membelanya pada kasus senpi jadi saya tidak turun dan menghindar, karena sopir saya cekatan kami berhasil lolos. Tapi, 200 meter sudah ada lagi mobil LC yang menabrak kami dari belakang, ada cela kami lari sampai ke jalan kami dikejar dan diteriki maling, dengan tujuan agar kami dimassa, kami lari ke Polsek terdekat minta perlindungan, dalam proses mencari perlindungan kami terus ditabrak dari belakang, kita kena pengendara mobil LC itu,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, dikatakan Titis kerugian bukan hanya pada kendaraan saja akan tetapi kejiwaan anggotanya yang saat kejadian mengalami trauma. “Mobil bagian belakang rusak berat, anggota yang duduk di belakang mengalami benturan keras saat mobil ditabrak, tensi asisten saya 150 dia shock satu lagi langsung demam,” jelas Titis.

Atas kejadian ini Titis Rachmawati mengharapkan agar pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sumsel dapat menjadikan atensi atas kejadian brutal tersebut, “Untuk proses hukumnya kami minta kepada Kapolda Sumsel dan aparat jajaran dibawanya, karena kami melihat sepertiny lambat dan santun dengan kejadian yang menimpa kami ini. Saya sudah buat laporan di Poslek Sungai Lilin dan kasus sudah dilimpahkan ke Polres Musi Banyuasin,” ujarnya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Dari pantauan tim advokad, mobil Toyota LC yang digunakan pelaku saat ini masih berkeliaran, bahkan tampak pelaku sudah melepas beberapa bagian depan mobil agar tidak tampak bekas menabrak. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *