HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA UNTUK PARA PELAKU UMKM DI LPP-PEKKA: PEMBERDAYAAN KEMITRAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS IGM

Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus terus ditingkatkan, mengingat belum banyak pelaku UMKM yang memahami bagaimana manajemen K3, khususnya di Kota Palembang. Dalam rangka mengedukasi masyarakat agar memahami manajemen K3 saat melakukan proses produksi, tim dosen Vokasi Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) bersama dengan mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Perempuan Kepala Keluarga (LPP-PEKKA) binaan Yayasan Masjid Agung Palembang. Kegiatan PkM ini dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada 15 Oktober 2024 dan 25 Oktober 2024.

 

Gambar 1. Kegiatan Pelatihan kepada Pelaku UMKM di LPP-PEKKA

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Sekretariat LPP-PEKKA yang berlokasi di Yayasan Masjid Agung Palembang, Jl. Cik Agung Kimas No.55, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Indo Global Mandiri, yaitu Avicenna, Ph.D., Atidira Dwi Hanani, S.K.M., M.K.M., dan Dr. Dr. Tien Yustini, S.E., M.Si., serta dua mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indo Global Mandiri, yaitu Jihad Salsabila dan Aisyah Putri Anugrah. Dalam kegiatan ini diberikan beberapa jenis pelatihan, antara lain: Pelatihan Ergonomi, Pelatihan Pengelolaan Bahan Kimia, Pelatihan dan Pemberian Alat Pelindung Diri (APD), Pelatihan Higiene Sanitasi, Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), dan Pemberian P3K Kit. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan oleh tim pemeriksa kesehatan.

Bertindak sebagai pembicara (narasumber) dalam pelatihan ini adalah Prof. Erry Yulian T. Adesta, Ph.D., yang memberikan materi tentang ergonomi dan pelatihan penggunaan APD. Sementara itu, pelatihan higiene sanitasi, pengelolaan bahan kimia, serta pelatihan P3K dilakukan oleh Bapak Arie Anggara, S.K.M., M.K.M., selaku ahli keselamatan dan kesehatan kerja. Masing-masing kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang tergabung dalam LPP PEKKA. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja selama proses produksi.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini disambut baik oleh pengurus LPP PEKKA. Ketua LPP PEKKA, Doly Nofiansyah, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan untuk pelaku UMKM telah beberapa kali dilakukan, namun materi mengenai manajemen K3 baru pertama kali diselenggarakan di LPP PEKKA. Pada kesempatan ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi pelaku UMKM serta pemberian P3K Kit dan seperangkat APD. Tim pelaksana juga menyerahkan peralatan seperti meja dan kursi ergonomis, serta lemari untuk penataan ruang kerja yang ergonomis di LPP PEKKA. Dengan adanya pelatihan manajemen K3, Doly berharap para pelaku UMKM binaan LPP PEKKA dapat menerapkannya dalam proses produksi, sehingga risiko sakit otot dan tulang pada pelaku UMKM serta berbagai risiko akibat penggunaan bahan kimia, terutama dalam produksi kain jumputan dan produk UMKM lainnya, dapat ditekan. Dengan demikian, proses produksi dapat berjalan lancar dan aman dari bahaya.

Sementara itu, tim pelaksana kegiatan PkM, Avicenna, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku UMKM, khususnya yang tergabung dalam LPP PEKKA, tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan ini meliputi serangkaian pelatihan untuk meningkatkan K3 di lingkungan UMKM, termasuk pelatihan ergonomi, pengelolaan bahan kimia, penyuluhan penggunaan APD, higiene sanitasi tempat kerja, pertolongan pertama, dan pemeriksaan kesehatan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pemahaman dan penerapan praktik K3 agar tercipta lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Gambar 2. Pelaksanaan Pelatihan dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi pelaku UMKM LPP-PEKKA, 2024

Atidira Dwi Hanani, S.K.M., M.K.M., selaku tim pelaksana kegiatan ini, mengemukakan bahwa kegiatan ini terintegrasi dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dengan mata kuliah Sistem Manajemen K3 (3 SKS) dan K3 Lingkungan Kerja (3 SKS) sebagai bentuk kontribusi terhadap pengalaman belajar mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 2: Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus, dan IKU 3: Dosen Berkegiatan di Luar Kampus.

Menurut Dr. Dr. Tien Yustini, M.Si., CIRR, CLMA, rangkaian kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode, yaitu pelatihan yang dibutuhkan oleh organisasi atau lembaga yang berkembang dan membutuhkan penyesuaian. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi persiapan materi, sesi pelatihan, dan praktik langsung. Partisipasi mitra sangat aktif selama sesi pelatihan, terutama dalam diskusi dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Keberlanjutan program dilakukan melalui pengembangan materi pelatihan yang dapat diakses kembali oleh mitra sebagai referensi dalam menata ruang kerja yang ergonomis.

Lebih lanjut, Tien Yustini menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, khususnya bagi pelaku UMKM di LPP PEKKA, terlaksana berkat bantuan dana dari pemerintah melalui Program Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2024 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi serta partisipasi Universitas Indo Global Mandiri. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut agar pengetahuan masyarakat tentang manajemen K3 dapat meningkat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *