Kurun Satu Minggu, 4 TSK Curanmor Diamankan Tim Opsnal Polsek Sukarami

Keterangan foto: Dua tersangka kembar dan barang bukti vespa yang berhasil diamankan.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Kurun waktu satu minggu, Tim Opsnal Polsek Sukarami berhasil menangkap 4 tersangka curanmor dari 3 Laporan Polisi (LP). Ironis, dua pelaku merupakan saudara kembar.

Ke empat tersangka yaitu tersangka Sandi (19) warga Dusun 2 Desa Lais Kecamatan Laila Kabupaten Musi Banyuasin, Tersangka Randi Rahman Hakim. Sedangkan dua tersangka kembar tersangka Renaldi Pratama (20) dan Renaldo Junior (20) warga Jalan AMD Lorong Siapah Kelurahan Talang Jambe Sukarami Palembang.

Petugas juga mengamankan empat unit sepeda motor jenis, satu unit sepeda motor vespa warna orange tanpa nopol. Satu unit sepeda motor honda astea nopol BG 3745 PG milik tersangka kembar. Satu unit sepeda motor yamaha aerox nopol BG 5930 ADF. Dan satu unit sepeda motor honda beat nopol BG 3901 AAY.”Alhamdulilah, kita berhasil menangkap empat tersangka curanmor dari 3 Laporan Polisi, bahkan dua orang tersangka ini merupakan saudara kembar,” ungkap Kapolsek Sukarami Kompol Budi Hartono Sutrisno, SH., S.Ik didampingi Kanit Reskrim Ipda Deni, Rabu (6/10).

Dijelaskan Kapolsek Sukarami, untuk modusnya, pada tersangka Sandi dan Randi Rahman Hakim, mereka melakukan aksi curanmor dengan menduplikat kunci asli motor. Sebaliknya tersangka kembar Renaldi dan Renaldo saat hendak pulang ke rumah melihat ada kesempatan motor vespa milik korban terparkir di Jalan Soekarno Hatta, ditambah korban sedang tertidur langsung beraksi membawa kabur motor korban dengan cara distep (dorong).”Modus curanmor di 2 LP dengan cata menduplikat kunci, yang satu lagi membawa kabur kendaraan, di mana kendaraan tersebut Vespa tersebut tidak ada penghuninya ditinggal tidur sehingga ada niat dari pelaku untuk membawa motor tersebut bersama dengan kembarannya untuk membawa kendaraan tersebut untuk dijual,” jelas Kompol Budi.

Ditegaskan Kompol Budi, jika kedua tersangka Renaldo dan Renaldi merupakan saudara kembar, yang bersama -sama melakukan aksi curanmor, yang kebetulan motor vespa milik anak punk yang sedang touring ke pulau Jawa.”Yang unik di sini adalah pelakunya 2 orang kembar, di mana mereka mempunyai kesempatan saat mau pulang ke rumah, mereka melihat kendaraan di tepi jalan kebetulan punya anak punk dan diambil langsung dibawa kabur ke rumahnya. Saat kejadian posisi Vespa itu mati sehingga kedua pelaku mendorong Vespa tersebut ke rumahnya,” ujarnya.

Kapolsek Sukarami, menegaskan jika dari hasil penyelidikan petugas modus tersangka kembar ini tidak ada hubungannya dengan dendam dengan korban, kasus ini murni curanmor. “Untuk motif dendam sehingga kedua tersangka nekat mencuri motor itu masih dalam penyelidikan kita. Tapi, sampai sekarang mereka itu murni sebagai pelaku curanmor.” tegasnya.

Sementara itu, di hadapan petugas kedua  tersangka, mengakui jika mereka mencuri karena ada kesempatan, ditambah lagi memang sudah ada orang yang memesan motor vespa seperti milik korban.”Kami habis lewat dari rumah kawan, kami melihat motor itu di depan langsung kami ambil, saat itu korban lagi tidur, kami ambil dengan distep dorong, rencana ada orang nawar seharga 500 ribu, belum sempat dijual memang ada yang mesan,” ujar tersangka Renaldo yang – hari bekerja pada bagian service AC . ” Kalau in kakak aku, dia kerja di bengkel bagian rangka baja,” ujarnya memperkenalkan diri.

Atas perbuatannya ke empat tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara 5 tahun. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.