HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

K.H Mgs A Yayan Fauzan Buka Kegiatan Marogan-Raihan Tahfidz Camp

INDERALAYA, MEDIASRIWIJAYA – Marogan Raihan Tahfidz Camp (MRTC) yang berada di Perumahan Griya Sejahtera Desa Tanjung Pering Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan pembukaan Marogan-Raihan Tahfidz Camp, Minggu (3/9/2023)

Pengurus Yayasan Pesantren Tahfidz Kiai  Marogan dan dalam hal ini bekerjasama dengan Yayasan Raihan Al Zikri Palembang. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pengurus Besar Rumah Tahfidz Indonesia (PB RTI)/Nusantara sekaligus Pemimpin Yayasan Pondok Tahfidz Kiai Marogan K.H MGS A Fauzan Yayan, SQ.

K.H MGS Ahmad Fauzan Yayan, SQ mengatakan, RTI/Nusantara ini mau menuju pelantikan. Jadi ingin bentuk kepengurusan dan di Ogan Ilir.  Kumpul nanti d isini dan insya Allah ini bisa jadi basecamp juga, kawan-kawan dari rumah tahfidz dari seputaran Indralaya dan Ogan Ilir. Kawan-kawan rumah Tahfidz dari Tanjung Batu, banyak itu saya undang, Tanjung Batu itu dari tahun 2012 dan saya masuk ke sana dahulu itu. 1 desa itu mungkin beberapa rumah tahfidz lebih dari satu,” ujarnya.

Kemudian, sambung dia, di Tanjung Batu itu 1 kecamatan itu banyak basisnya masjid atau mushollah. Dimana salah satunya ada yang memanfaatkan pasar untuk rumah tahfidznya, dimana sudah ada sekitar 300  untuk santrinya. Ini sangat luar biasa sekali dikelolanya, sehingga ini disambut oleh Gubernur Sumsel dijadikan gerakan program 1 desa 1 rumah tahfidz. Adapun yang di sini kami sudah ngobrol sama pengurus Yayasan Raihan, pertemuannya sangat singkat sekali, 1 sampai 2 bulan tapi karena saya sangat semangat ini mengurusi rumah-rumah tahfidz, dan tidak menyangka ketemu dengan Ustadz ini di Palembang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, setelah saya diberi tahu tempat ini langsung saya survey, karena kalau rumah lagi biasanya saya serahkan sama dengan ustadz-ustadz yang lain. Ini tempatnya sudah ada, tinggal gedung ini masing-masing ada 20 kamar di dalamnya, dan kamar mandinya juga banyak, bagaimana pada saat itu saya bilang bagaimana kalau dijadikan Tahfidz Camp saja. Tahfidz Camp itu hafal Al-Qur’an yang lebih intensif, dilakukan secara insentif dimulai dari subuh hingga sampai jam 22.00 WIB membaca Al-Qur’an secara terus menerus, sebulan saja di sini sekembali dari sini langsung hafal Al-Qur’an,” katanya.

Dia menuturkan, yang penting mereka mau mengaji. Pihaknya bersyukur kalau ada yang mau menghafal kan Al-Qur’an 30 Juz. “Kalau dia mau kita bayari, karena kita sendiri tidak sempat lagi untuk mengaji, ada orang yang mau mengaji, kalau bisa kita bayari dia, itu saking senangnya kita. Kalau misal ada ustadz-ustadz dari rumah tahfidz bawa saja ke sini,” tuturnya.

Dia menerangkan,  ustadz-ustadzah ini akan tinggal di sini selama 1 bulan, mereka ingin mengajarkan dan mengembangkan metode Jariyah. Metode Jariyah adalah metode baca tulis Al-Qur’an yang relatif singkat juga. Kalau yang belum bisa mengaji bisa tinggal di sini, kan banyak yang umur 50 tahun ke atas banyak yang belum bisa mengaji. Karena gerakan buta aksara Al-Quran bebas buta aksara Al-Qur’an munculnya metode iqro itu tahun 80 an.”Pada tahun 80 an mulai ada Taman Kanak Al-Qur’an dan Taman Pendidikan Al-Qur’an TKA/TPA. Berarti kalau sekarang ini mungkin di usia 4p tahun ke bawah banyak yang bisa mengaji, dan 50 tahun ke atas saya kira masih banyak yang belum bisa baca Al-Qur’an,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, ustadz dan ustadzahnya dari rumah-rumah tahfidz nanti bisa belajar dengan beliau.  Karena beliau mau memasyarakatkan ini di Sumsel, kalau bisa menyebar metode ini di Sumsel. “Di sini Sabtu dan Minggu, metodenya itu 2 jam bisa, 20 jam terbiasa, dan 200 jam itu lancar. Jadi kalau 200 jam itu sehari 10 jam, berarti 20 hari, itu menamatkan buku itu dijamin bisa ngaji, bisa baca Al-Qur’an. Kalau mau seperti itu menginap di sini supaya bisa belajar dan hafal Al-Qur’an,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Agussalim  mengatakan, dia bersama pemerintah kabupaten Ogan Ilir, dan masyarakat Desa Tanjung Pering mengucapkan selamat dan sukses atas telah dibukanya kegiatan pembukaan Marogan-Raihan Tahfidz Camp. Serta ucapan terima kasih tak terhingga kepada Yayasan Raihan Tahfidz Camp ini.”Semoga dengan adanya Raihan Tahfidz Camp ini bisa menimbulkan semangat bagi para anak remaja yang ada untuk bisa mempelajari dan membaca Al-Qur’an secara cepat dan bisa menghafal Al-Qur’an 30 Juz. Kami siap membantu apa yang bisa kita bantu ke depannya,” tandasnya. (Yanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *