IKDKI Wilayah Sumatera Selenggarakan Webinar
• Mahasiswa Dapat Pekerjaan yang Layak
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Dalam rangka Dies Natalis II Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), IKDKI Wilayah Sumatera dipercaya untuk menyelenggarakan salah satu bagian dari Webinar Series sebagai program kerja dari IKDKI Pusat. Tema yang dipilih dalam webinar yang diselenggarakan pada tanggal 13 November ini adalah IKU 1: Mahasiswa Mendapatkan Pekerjaan yang Layak. Sebagai Keynote Speaker adalah Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T yang merupakan Ketua Umum IKDKI dan saat ini menjabat sebagai Rektor Tarumanagara. Prof. Agustinus menekankan bahwa mendapatkan pekerjaan yang layak tidak selalu harus memperoleh pekerjaan dari sebuah perusahaan, namun bisa juga dengan membangun usaha sendiri, membangun starup, bahkan juga bisa dengan melanjutkan pekerjaan di jenjang yang lebih tinggi. Namun menurut Prof Agustinus, yang paling penting adalah bagaimana pengelola Perguruan Tinggi mampu menyiakan kurikulum yang dapat menyiapkan mahasiswa untuk mampu memiliki keunggukan akademik dan non akademik khususnya atitude sehingga mampu bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
Pada perspektif yang lain, Dr. Antonius Singgih Setiawan, SE., M.Si yang adalah Koordinator IKDKI wilayah Sumatera dan saat ini menjabat sebagi Rektor Universias Katolik Musi Charitas sebagai pembicara 1 menyoroti tentang kriteria mahasiswa mendapatkan pekerjaan layak berdasarkan Penjelasan teknis mengenai IKU sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 754/P/2-2020 tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri dan Lembaga Layanan Pendidikan Tingggi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020 dan pekerjaan layak menurut versi ILO 2008. Antonius mengungkapkan beberapa pertanyaan reflektif tentang elevansi setiap kriteria jika harus dihadapkan pada karakteristik wilayah yang tidak merata dalam hal ekonomi dan kesempatan kerja serta karakteristik kualitas penyelenggaraan perguruan tinggi yang juga masih banyak memiliki disparitas yang dalam. Namun demikian hal ini menjadi tantangan bagaimana setiap perguruan tinggi dapat melihat hal tersebut serta mensiasatinya melalui kurikulum yang dapat ditawarkan oleh Prodi yang dimiliki. Orientasi pada kewirausahaan, memberikan keunggulan/khas lulusan baik secara akademik – skill – nilai-nilai kepribadian adalah hal yang penting.
Sementara itu, Theresia Dhian Kusumawati, SE, MM, yang adalah Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Gentiaras Lampung sebagai pembicara 2 menyoroti tentang peran tracer study sebagai upaya mengukur dan memantau lulusan dalam menjalani masa transisi untuk mendapatkan pekerjaaan yang layak. Theresia Dhian yang juga banyak terlibat dalam forum HRD di kota Bandar Lampung memberikan gambaran konkrit bagaimana hubungan antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menyalurkan kebutuhan tenaga kerja dan perguruan tinggi sebagai penghasil lulusan. Terdapat banyak problematik yang sering dihadapi, namun demikian hal tersebut justru menjadi input penting bagi perguruan tinggi dalam merancang dan memperbaiki muatan kurikulum pembelajaran bagi mahasiswa guna memenuhi tuntutan pasar kerja. Webinar ini berjalan menarik dengan dimoderatori oleh Fransika Soejono, SE. M.Sc dosen Prodi Manajemen Universitas Katolik Musi Charitas. Kegiatan webinar diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan bagi para pembicara dan Moderator oleh Ferry Doringin, Sekjen IKDKI. (daris)




