DPD Organda Sumsel Audiensi dengan Jasa Raharja Sumsel
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Ketua dan Pengurus DPD Organda Sumsel audiensi dengan Kepala Jasa Raharja Sumsel dan jajaran bertempat di Aula Serbaguna Gedung Jasa Raharja Sumsel Palembang Jalan Kapten A Rivai Palembang, Selasa (18/10/2022).
Ketua DPD Organda Sumsel, Ismail Hamid, SmHK didampingi sejumlah pengurus seperti Bendahara Dr Nasir SP, MSI, Wakil Sekretaris I R Achmad Fansyuri. ST MT, Wakil Bendahara Unggul Yoga Saputra, Ketua Biro Moda Angkutan Antar Kota Antar Provinsi, Faris Hermawan, SE, Ketua Biro Hukum dan Perizinan Fahmi Nugroho SH MH, serta Ketua Biro Humas dan Antar Lembaga, Saftarina, S.Pd.
Sementara itu Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Abdul Haris, SE saat menerima rombongan DPD Organda Sumsel didampingi juga di antaranya Branch Manager PT Jasa Raharja Putera Palembang Hendra Setiawan SE, CRMO, serta beberapa kepala bagian seperti Erwin, Unggul Yoga Saputra dan Deni.
Ketua DPD Organda Sumsel, Ismail Hamid, SmHK pada kesempatan ini melaporkan beberapa hal di antaranya persiapan rencana Pelantikan Pengurus DPD Organda Sumsel yang akan dilaksanakan pada 19 Nopember 2022 mendatang. “Kami beberapa hari lalu sudah melaksanakan rapat pembentukan kepanitiaan pelantikan yang rencananya disupport langsung Bapak Gubernur Sumsel di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel. Namun masih bersifat tentatif menunggu waktu Pak Gubernur untuk mengukuhkan Kepengurusan DPD Organda Sumsel yang sudah dilantik Sekjen DPP Organda beberapa waktu lalu,” kata Ismail seraya menambahkan 9 kabupaten kota DPC Organda sudah habis masa kepengurusan namun pihaknya sudah buat memo untuk perpanjang 6 bulan ke depan. “Baru nanti dilaksanakan Rakerda,” tambahnya.
Pada kesempatan ini Ismail juga membeberkan beberapa kondisi di lapangan seperti kendaraan yang sudah lama tak membayar pajak, aspirasi iuran anggota koperasi angkutan yang nunggak serta beberapa hal lainnya.
Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris I R Achmad Fansyuri. ST MT selaku Ketua Panitia Persiapan Pelantikan DPD Organda Sumsel melaporkan beberapa persiapan. Menurutnya, selain sudah membentuk kepanitiaan kecil, juga sudah berkoordinasi dengan beberapa pengurus DPC se-Sumsel terkait undangan melibatkan kepala daerah setempat serta beberapa pihak yang akan diundang. “Sesuai arahan Pak Gubernur, DPC se-Sumsel diupayakan diundang. Bupati walikota se-Sumsel diundang minimal jika berhalangan ada yang mewakili. Menurut Pak Gubernur perlu duduk bersama membicarakan persoalan angkutan di Sumsel ini,” kata Fansyuri yang juga memaparkan beberapa kondisi angkutan di Sumsel seperti maraknya angkutan kendaraan gelap, mengaktifkan terminal, serta termasuk harapan adanya Organda bergandengan dengan beberapa pihak seperti BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Abdul Haris, SE menyatakan dirinya siap mensupport Organda Sumsel untuk bersinergi ke depan. “Kami support organda lebih aktif lagi. Pandemi belum pulih 100 persen di Sumsel namun di beberapa provinsi angkutan mulai mengeliat. di Nasional, 22 persen angkutan sudah beroperasi sementara di Sumsel baru 18 persen pasca pandemi Covid 19. Khusus Sumsel, ada 1447 angkutan umum namun hanya 54 persen yang beroperasi sisanya 685 rusak bahkan ada yang tidak beroperasi. Rekaprinya juga besar untuk perbaikan yaitu sekitar Rp 100 jutaan untuk menghidupkan 1 kendaraan. Selain itu, ada beberapa kondisi yang terjadi di lapangan sehingga kami berharap Organda bisa mengawal angkutan untuk sama-sama tumbuh. Eksis dan kondusif dunia angkutan dengan kehadiran Organda. (sf)








