Dandim 0418 / Palembang Diwakili Mayor Inf Winarto, Pasi Intel Kodim 0418 / Palembang, Menghadiri Vaksinasi Massal Serentak Indonesia Secara Virtual
PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Dandim 0418 / Palembang, Letkol Inf Sumarlin Marzuki, SE diwakili Mayor Inf Winarto, Pasi Intel Kodim 0418 / Palembang, menghadiri vaksinasi massal serentak Indonesia secara virtual, bertempat di Gedung Patra Ogan, Jalan Beringin Kelurahan Komperta Kecamatan Plaju. Kamis (10/2) pukul 13.30 wib.
Kegiatan Vaksinisasi massal serentak di Indonesia di buka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit. Dalam kegiatan tersebut selain Mayor Inf Winarto, Pasi Intel Kodim 0418 / Palembang hadir juga Irjen Pol Toni Harmanto MH, Kapolda Sumsel. Kombes Pol Mohammad Ngajib S. I. K, MH, Kapolrestabes Palembang. SMOM Pertamina, Yulianto Triwibowo. Dr. Hj. Fauzia M. Kes, Kadinkes Kota Palembang.
Dalam pelaksanaanya dilakukan Video Conference (Vicon) dengan Mabes Polri yang dipimpin langsung Kapolri. Dalam vicon tersebut, Kapolri Menuturkan sampai hari ini dibandingkan dengan kemarin telah terjadi peningkatan kurang lebih 10.000 kasus covid-19 dalam satu harinya. “Angka ini kalau kita bandingkan dengan bulan Juni yang lalu ini hampir mendekati bulan Juli yang lalu angka tertinggi kita 51.000 tapi ini hari ini dan mungkin nanti malam ini bisa naik angkanya tidak sama atau bahkan lebih untuk menjadi perhatian kita,” ujarnya.
Lanjut. Kemudian juga secara nasional saat ini sudah berada di angka 18% di mana beberapa waktu yang lalu kita bisa bertahan di angka 1% tapi nyatanya sudah meningkat bisa terjadi karena proses yang pencapaian rata-ratanya masih di bawah.
Rata-rata nasional kita sudah di angka 89% hp-nya wilayah-wilayah yang belum mencapai angka tersebut akan di laksanakan pada waktunya kalau kita sudah siap. “Khususnya angka-angka lansia tolong dicek apakah sudah melaksanakan vaksin kemudian laksanakan turunkan bhabinkamtibmas kerjasama dengan Babinsa dengan kepala desa diwilayah masing-masing apabila masih ada lansia yang belum divaksin segera datang dan tanyakan apabila ada masalah adakan pendekatan dan strategi karena itu adalah usia yang rentan.” jelasnya. (Ly)




