EkonomiHeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Capacity Building Media: Perkembangan Kebijakan dan Regulasi dalam Transisi Energi di Indonesia, Gelaran IESR Bersama Media

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Institute for Essential Service Reform (IESR) merupakan lembaga riset dan advokasi yang berfokus pada isu energi dan lingkungan. IESR juga aktif mendorong transformasi menuju sistem energi rendah karbon dan berkelanjutan dengan melakukan asistensi dan membangun kemitraan strategis dengan aktor pemerintah dan non pemerintah baik di tingkat nasional maupun subnasional. IESR melihat bahwa salah satu aktor penting dalam mewujudkan transisi energi adalah media massa. “Untuk itulah, Capacity Building ini digelar dengan melibatkan puluhan insan media dari puluhan media baik local maupun nasional dan berbagai organisasi profesi wartawan,” ujar Martha Jesica Solomasi Mendrofa Koordinator Riset  Sosial, Kebijakan dan Ekonomi IESR saat acara Capacity Building digelar di Hotel Fave Palembang, Selasa 22 Oktober 2024.

Menurutnya, Media massa berperan dalam mengawal isu perubahan iklim termasuk program dan kebijakan transisi energi dari pemerintah melalui narasi yang disampaikan. Sebagai media massa yang berada di Provinsi penghasil batu bara, perlu dipastikan bahwa seluruh media mampu memahami dinamika transisi energi di Indonesia khususnya dalam hal regulasi sebagai pedoman menuju transisi energi. “Hal ini guna memberikan informasi akurat untuk memfasilitasi publik secara inklusif. Oleh karena itu, untuk memberikan informasi kepada media agar dapat menjalankan fungsinya sebagai penyebar informasi, kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam Capacity Building guna mengetahui perkembangan kebijakan dan regulasi pada tingkat nasional dan subnasional,” tambahnya.

Indonesia terus mendorong upaya transisi energi secara aktif, upaya ini menjadi target global guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memitigasi dampak perubahan iklim. Pemerintah Indonesia melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) dan dijabarkan pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) memiliki target bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025 dan dalam draft terbaru ditetapkan target bauran energi sebesar 19%-21% pada tahun 2030. Jika melihat bauran energi yang telah dicapai oleh Provinsi Sumatera Selatan sebesar 23,85% pada tahun 2022, maka angka ini telah mencapai bauran energi yang ditetapkan dalam RUEN.

Pencapaian ini menunjukkan bahwasanya terdapat langkah yang signifikan dalam mendukung transisi energi. Meski telah melampaui target bauran energi yang telah ditetapkan, perlu diketahui bahwa transisi energi merupakan proses yang berkelanjutan dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Media menjadi salah satu pihak yang memiliki peranan penting dalam proses transisi energi, selain itu peran aktif media dapat menentukan keberhasilan transisi energi. Penyebaran informasi dan penyampaian narasi tentang transisi energi yang disampaikan melalui media dapat menjangkau seluruh generasi dengan metode penyebaran yang variatif. Selain itu, media dapat turut serta memastikan kebijakan transisi energi berjalan efektif dan adil dengan memberikan ruang bagi seluruh pihak yang terdampak dalam proses transisi tersebut.

Proses transisi energi yang bersifat dinamis memberikan kemungkinan bahwa kebijakan yang ada mengalami perubahan karena pengaruh teknologi, ekonomi dan kondisi politik. Meskipun bauran energi Provinsi Sumatera Selatan telah melampaui target, maka perlu dipastikan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan efektif di provinsi ini. Perlu disadari juga bahwa tidak semua jurnalis memiliki pemahaman yang sama perihal isu transisi energi. Di tingkat sub nasional, liputan media dirasa kurang intensif. Jurnalis seringkali kurang mendapat informasi yang cukup mengenai regulasi dan kebijakan terbaru, karena sektor energi belum menjadi perhatian utama, terutama di provinsi-provinsi yang memiliki peran penting seperti Sumatera Selatan. Padahal jika dilihat lebih jauh, media mampu menjelaskan kepada publik bagaimana energi terbarukan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyeluruh. Media yang memiliki pengetahuan luas juga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun dialog antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat Melalui capacity building ini, diharapkan media dapat mengetahui perkembangan regulasi yang ada sehingga perannya sebagai penyedia akses informasi dapat mengawasi kebijakan guna memastikan transisi energi berjalan adil, berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh pihak.

Adapun tujuan digelarnya kegiatan disebutkannya antara lain Memfasilitasi jurnalis media di Sumatera Selatan untuk mengetahui perkembangan dan regulasi transisi energi, serta Meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai perkembangan terbaru dalam kebijakan dan transisi energi pada skala nasional maupun sub nasional. “Kami sangat bersyukur dengan acara ini karena melibatkan banyak media. Sharing dan berbagi ilmu dan hal-hal terkait dengan isu Energi Terbarukan. Terima kasih kepada IESR yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,”ujar Ketua AJI Sumsel, Wiko.

Beberapa narasumber dihadirkan seperti Andriah Feby Misna dari Kementerian ESDM, Dr Aryansyah ST, MT Kabid Energi’ Dinas ESDM Sumsel dan Yudha Wiranegara (IESR). Acara di akhir sesi diisi dengan tanya jawab dan makan siang Bersama. (saf/daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *