BKOW Sumsel Gelar Pelatihan Jumputan bagi Warga Binaan LP Perempuan Palembang
Keterangan foto: Ketua BKOW Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya saat memberikan sambutan.
PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Bertempat di Lapangan olahraga Kompleks Lembaga Pemasyarakatan (LP) Perempuan Jalan Merdeka Palembang, BKOW Sumsel menggelar Pelatihan Membuat Jumputan bagi Warga Binaan LP Perempuan Palembang, Senin (8/8/2022).
Ketua BKOW Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya, S.Pd dalam sambutannya mengatakan BKOW sebagai organisasi yang sangat besar, gabungan organisasi wanita di Provinsi Sumatera Selatan mempunyai misi yaitu menghimpun potensi dan menyalurkan aspirasi serta perjuangan perempuan dalam segala dimensi perannya. “Baik regional maupun nasional, untuk melaksanakan misi tersebut hari ini kita mengadakan pelatihan jumputan yang ditujukan bagi saudara-saudara kita warga Binaan LP Perempuan Kelas IIA Palembang. Tujuannya tidak lain adalah membekali saudara-saudara kita ini apabila sudah selesai menjalani hukumannya dapat percaya diri untuk beradaptasi dengan lingkungannya nanti. Jangan merasa terkucilkan. Dengan bekal ilmu yang diperoleh hari ini dapat berusaha sendiri untuk membuka peluang usaha. Salah satunya dengan membuat kerajinan jumputan. Besar harapan saya para peserta pelatihan dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan tetap bersemangat. Yakinlah di mana pun ada kemauan di situ pasti ada jalan, Namun pesan saya, jika sudah keluar dari sini, jangan ulangi lagi perbuatannya supaya tidak kembali ke sini lagi,” ujar Hj Fauziah yang pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak Propinsi Sumatera Selatan ibu Henny Yulianti, S.IP, MM dan Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Palembang. “Kepada Ibu Henny kami ucapkan terima kasih atas supportnya. Kepada Kepala LP Perempuan kami juga menghaturkan terima kasih karena sudah memberikan izin kepada warga binaannya untuk mengikuti pelatihan membuat jumputan ini. Kepada narasumber Bapak Ahmad Abrori dari Dinas Perindustrian Propinsi Sumatera Selatan kami juga berterima kasih atas kesediaannya berbagi ilmu di sini. Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirrahiim, pelatihan jumputan bagi warga Binaan LP Perempuan Palembang ini resmi dibuka,” kata Hj Fauziah.
Sementara itu, Ike Rahmawati dalam sambutan singkatnya mengatakan warga binaan di LP Perempuan Palembang ini sebanyak 601 orang. “dari jumlah itu, hampir 80 persen mereka tersandung kasus narkoba. Di sini saat ini ada 3 bayi dari warga binaan yang melahirkan di sini. Kami juga melakukan berbagai pembinaan dengan tujuan supaya ketika mereka keluar dari sini ada secerca harapan untuk menapak kembali masa depan yang lebih baik. Tidak mengulangi lagi perbuatan,” ujar Ike.
Salah seorang warga binaan yang tampak asyik merajut tali mengikuti instruksi narasumber mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan pembuatan jumputan ini. “Saya senang Bu. Awalnya saya pikir susah ternyata ini ilmu mata, mudah dan sangat memungkinkan bisa diterapkan ketika saya keluar dari sini nanti. Terima kasih BKOW Sumsel yang sudah peduli dengan kami dengan menggelar pelatihan ini,” ujarnya tersenyum.
Tampak para warga binaan LP Perempuan Palembang yang mengikuti pelatihan in sangat terhibur. Apalagi di sela mereka mengikuti kegiatan ada hiburan yang disiapkan panitia yaitu orgen tunggal dengan beberapa warga binaan menyumbangkan lagu. Makanan ringan (kue kotak) dan nasi kotak pun tampaknya sudah tersedia untuk mereka sehingga suasana tampak riang dan penuh keakraban. (*)

Keterangan foto: Ka Lapas LP Perempuan Jalan Merdeka Palembang saat memberikan sambutan.

Keterangan foto: Meninjau stan yang dibuka dengan pajangan hasil kreasi warga binaan LP Perempuan Palembang.

Keterangan foto: Foto bersama Ka Lapas LP Perempuan Palembang Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak Propinsi Sumatera Selatan ibu Henny Yulianti, S.IP, MM

Keterangan foto: Foto bersama.
Keterangan foto: Warga binaan LP Perempuan Palembang saat mengerjakan materi pelatihan yaitu membuat jumputan.

Keterangan foto: Hj Fauziah Mawardi (tengah) bersama Ka Lapas Perempuan Palembang (kiri)




