HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangSUMSEL

Berbeda Beda Tetap Satu Indonesia Satu Hati Mardi Wiyata

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Salah satu sekolah Katolik tertua di Palembang yaitu SD Xaverius 2 telah ada sejak 23 September 1936, Frater Emmanuel membuka sekolah HIS yang terletak di Lorong Landrat, jalan Talang Jawa dan secara resmi setelah Indonesia merdeka pada tanggal 5 Mei 1947 dengan ditandatangani akte berdirinya sekolah Rakyat oleh Bapak Walikota Palembang dan R.I. Soediropranoto Palembang. menjadi Yayasan Mardi Wiyata Sub Perwakilan Palembang dengan SK No. 431-Y/IN/SK/X/2002.

Menutup tahun Ajaran 2022/2023 Kamis (8/6/2023) dan pengumuman kelulusan serta pelepasan purna bakti pendidik dan tenaga kependidikan SD Xaverius 2 Palembang menyelenggarakan Pagelaran seni Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan mengangkat tema Berbeda beda tetapi satu Indonesia Satu hati Mardi Wiyata yang berlangsung khidmat lengkap melali peragaan busana (fashion show) seluruh pesert didik dan guru dengan berbagai pakaian adat dan budaya di seluruh Indonesia, juga diisi dengan pentas seni kelompok ekstrakurikuler dan perwakilan kelas-kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema Bineka Tunggal Ika subtema Keanekaragaman budaya di negeriku kebanggaanku tercermin pada sekolahku bhineka dan sekolah damai.

Ana Yohana Kepala Sekolah didampingi Odilia Nunuk Damai wakil kurikulum SD Xaverius 2 Palembang mengungkapkan bahwa tujuan dari pagelaran seni P5 ini adalah untuk menjalankan misi proyek untuk memperkuat kemerdekaan, di mana misi proyeknya yaitu untuk menjadi pelajar Pancasila yang menghargai kebhinekaan. Dan Pada pengumuman kelulusan peserta didik kelas 6 tahun pelajaran 2022/2023 dinyatakan lulus 100 % serta pada kesempatan ini diadakan pelepasan bagi purna bakti bapak Andreas Daris yang telah 38 tahun mengabdi di SD Xaverius 2 Palembang Ibu Theodora Suwarni, Petrus Sikirman dan Vantri.

Pada pagelaran peragaan busana, para siswa yang tampan dan cantik dari masing-masing kelas bergaya dengan penampilan yang menarik. Ketika berjalan di atas karpet merah, mereka diiringi lagu sesuai dengan baju daerah atau adat istiadat yang diperankan. Tidak hanya sekedar bergaya, peserta didik juga diharapkan ‎untuk dapat menguatkan upaya pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan turut ‎berpartisipasi dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Siswa-siswi diberikan ‎kebebasan dengan menghasilkan suatu ‎karya yang akan ditampilkan. Mulai dari pagelaran tarian daerah, lagu daerah, serta gambar atau karya bersifar kebhinekaan..

Nurlelawati selaku ketua pania pagelaran seni Pojek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berharap agar dengan adanya Ekspo Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ‎‎(P5) dan Pentas Seni di SD Xaverius 2 Palemang ini akan melahirkan ‎karakter Pelajar Pancasila yaitu pelajar yang memiliki semangat belajar ‎sepanjang hayat, menghargai perbedaan seperti semboyan Bhineka tunggal ika dan memiliki jiwa kompetensi global, serta berperilaku sesuai ‎nilai yang terkandung dalam Pancasila ( darisawalistyo )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *