Berbagi Tips Jadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital

 

  • Topik Webinar Literasi Digital Kemenkominfo RI
  • Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kota Palembang
  • 3586 Peserta Antusias Join dalam Webinar Kali Ini

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA –  Luar biasa antusias masyarakat yang ingin mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang bagaimana menjadi pendidik yang cerdas dan cakap digital. Hal ini dibuktikan dengan membludaknya peserta Webinar Literadi Digital 2021 di kota Palembang yang digelar, Sabtu (31/7).

Semua serba digital. Begitupun dunia pendidikan. Mengajar digital, bikin bahan pelajaran digital, bikin PR digital, kursus digital, bahkan akreditasi juga digital. Sebagai seorang pendidik, kitapun dituntut cerdas dan cakap digital. Bagaimana caranya? Topik inilah yang diangkat pada kegiatan webinar kali ini. Sebanyak 3586 peserta antusias mengikuti webinar yang dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 11.45 WIB dengan tetap aktif bergabung mendengarkan tips dan ilmu yang diberikan dari empat narasumber kali ini. Adapun narasumber yang tampil kali ini antara lain  Feri F. Alamsyah, M.I.Kom (Dosen Ilmu Komunikasi),  Dr. Gushevinalti, M.Si (Dosen Ilmu Komunikasi dan Penggiat Literasi Digital), Dr. H. Muhammad Adil, M.A. (Wakil Rektor I UIN Raden Fatah) serta Drs. H. Slamet Cahyono, M.Pd. (Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Palembang) Master Trainer of GLPDN.

Moderator yang piawai menghidupkan suasana webinar kali  ini, Ayu Amelia di akhir acara memberikan beberapa kesimpulan dari masing-masing narasumber yang menyajikan materi selama 20 menit yaitu antara lain kesimpulan dari narasumber pertama, Feri F Alamsyah MIKom yang menekankan bahwa dalam pendidikan di era digital saat ini ada kelebihan dan kekurangan. Di antaranya kelebihan berupa waktu dan tempat yang lebih efektif. “Pembelajaran teoritis lebih banyak daripada praktek namun ada keuntungan yaitu waktu dan tempat lebih efektif. Mahasiswa dan siswa lebih mandiri. Selain itu pembelajaran mau tidak mau kita akan kuasai digital lebih dalam lagi. Ini sejalan dengan konsep Belajar Merdeka,” Demikian kesimpulan dari narasumber pertama ini.

Selanjutnya, Dr Gushevinalti, MSi dalam pemaparannya membagikan tips bagaimana berinternet sehat dan ambil manfaat dari penggunaan internet itu. “Namun perlu diingat, dari sisi waktu jangan sampai kebablasan sesuai kebutuhan. Usia audien yang dituju juga perlu diperhatikan . Misalnya materi untuk  anak-anak jangan sampai justru menjadi sesuatu yang seharusnya belum diperkenalkan namun sudah menjadi materi buat mereka. Selain itu, kita harus bertanggungjawab terhadap konsep yang diupload bukan hoaks dan negatif.  Jaga etika sopan santun, tidak SARA dan bully juga merupakan bagian dari hal-hal yang harus dipakai dalam sehat berinternet,” ujar Gushevinalti.

Dr. H. Muhammad Adil, M.A Adil pada kesempatan ini juga berbagi tips dan ilmu. Wakil Rektor I UIN Raden Fatah ini menekankan bahwa penggunaan internet lintas usia dan tentunya memerlukan perhatian orangtua terutama ketika memberikan kepercayaan kepada anak terhadap konsep apa yang dikonsumsi, web apa yang diakses anak. “Ini dalam rangka menjadi pendidik yang cerdas di dunia digital. Jangan sampai orangtua justru tak memahami apa yang terjadi ketika anak-anak mereka diberi kesempatan beraktivitas di dunia maya ini,” kata Muhammad Adil.

Selanjutnya, Drs. H. Slamet Cahyono, M.Pd. yang merupakan Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Palembang dan juga berprofesi sebagai Master Trainer of GLPDN di kesempatan menjadi narasumber terakhir memberikan tips bagaimana menjadi warga net yang bernetiket. “Ketika kita berkomunikasi lewat medsos hindari teks huruf besar semua apalagi dengan disertai tanda seru. Selain itu gunakan kata-kata yang sopan. Mampu membangun jaringan pertemanan di medsos. Hindari transaksi daring. Ketika Anda menjadi penjual maka jadilah penjual yang baik dengan sejujurnya memaparkan kelebihan dan kekurangan produk yang dijual,” demikian dikatakan Slamet.

Demikian empat narasumber yang berbagi tips pada kesempatan Webinar Gratis  yang secara nasional sudah dibuka Presiden Jowo Widodo ini. Para peserta webinar selain sudah mendapatkan ilmu dan tips dari para narasumber juga akan mendapatkan E-sertifikat dari Kementerian Kominfo dan bagi 10 peserta terbaik akan mendapatkan voucher menarik dari panitia.

Tak lupa, H Harnojoyo, Walikota Palembang yang pada kesempatan ini masih setia menjadi Keynote Speech menjadi penyemangat para peserta webinar yang selain dari mahasiswa juga para pendidik. Selain itu, Kiki Bakri selaku Key Opinion Leader tak kalah antusias berbagi tips. Setidaknya, ada 10 tips yang dibagikan wanita berprofesi sebagai desaigner ini kepada para peserta webinar.

Terpisah, Suryati Ali selaku Runner Literasi Digital wilayah Palembang Sumsel menyebutkan, webinar yang digelar Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Pemprov Sumsel diikuti secara daring oleh 3586 orang peserta dari kalangan mahasiswa, pendidik  dan masyarakat. “Alhamdulilah, peserta luarbiasa antusias. Semoga pada kegiatan-kegiatan webinar yang akan digelar di bulan Agustus mendatang  juga menjadi kesempatan bagi masyarakat luas  untuk berbagi ilmu dan tips menjadi cerdas bermedia sosial sesuai dengan tujuan digelarnya webinar ini, bahwa Kemenkominfo RI menginginkan bagaimana masyarakat Indonesia cerdas bermedsos dengan momen Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 ini,” ujar Suryati. (sf)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *