HeadlineNasionalPalembangPendidikanSUMSEL

Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Dosen STIA Bala Putra Dewa Hadiri Forum HIV/AIDS dan TB di Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA — Dosen STIA Bala Putra Dewa mengikuti kegiatan bertajuk “Kesiapan Pemerintah Lokal terhadap Transisi dan Keberlanjutan Layanan HIV, AIDS, dan Tuberculosis (TB)” yang dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026 di Hotel Aston Palembang.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan stakeholder terkait sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan layanan HIV/AIDS dan TB di Sumatera Selatan.

Adapun dosen STIA Bala Putra Dewa yang mengikuti kegiatan tersebut, yaitu:

Ayu Maharani (NUPTK. 3761776677230222)
Kamila Khoirunnisa (NUPTK. 8445777678230182)
Sania Fatricia (NUPTK. 5942778679230202)

Dalam kegiatan tersebut, materi utama membahas pentingnya edukasi dini terkait HIV/AIDS yang tidak hanya dipandang sebagai persoalan medis, tetapi juga berkaitan dengan stigma dan diskriminasi sosial terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV). Narasumber menjelaskan bahwa upaya pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi, penyuluhan, serta pendekatan promotif dan preventif kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan populasi kunci.

Selain itu, dipaparkan pula program penjangkauan komunitas melalui Program PSP dan CSS-HR yang berfokus pada pendampingan kelompok rentan, termasuk dukungan sosial serta penguatan akses layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Forum diskusi juga menyoroti pentingnya perlindungan hak asasi manusia (HAM), pengurangan stigma sosial terhadap ODHIV, serta dampak diskriminasi yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi.

Berbagai instansi turut menyampaikan dukungan program, di antaranya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang mendorong literasi kesehatan terkait HIV, TB, dan NAPZA, serta BAPPEDA yang membahas alternatif pembiayaan program melalui CSR dan Baznas guna menjaga keberlanjutan layanan apabila bantuan donor berkurang.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Palembang menekankan pentingnya penguatan promosi kesehatan berbasis media digital dan edukasi kepada populasi berisiko, seperti ibu hamil, pasien TB, pasien IMS, serta populasi kunci lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, dan stakeholder terkait dalam menciptakan layanan HIV/AIDS dan TB yang berkelanjutan, inklusif, dan bebas stigma di masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *