HeadlinePalembangPendidikanSUMSEL

Edukasi Stop Bullying oleh Polda Sumsel di SMA Xaverius 2 Palembang

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Edukasi bullying di sekolah adalah penting untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua tentang perundungan, serta memberikan pengetahuan tentang cara mencegah dan mengatasi masalah tersebut. Edukasi ini mencakup pengertian tentang jenis-jenis bullying, dampak negatifnya bagi korban, dan cara berperilaku yang sesuai dalam menghadapi situasi bullying.

Kasubdit Bintibsos AKBP Ade Adriansyah S.SIK Polda Sumatera Selatan bersama AKP Windy Feilena, SH.,MH, Ipda Hamri Nurman, SH, Ipda Donef Irawan SH.,MH, Aipda Herman Tomi,SE, Aipda Untung Priyatin,SH, Aipda Roy Parlindungan, A.Md, Brigadir Ulia Sari, SH memberikan edukasi dan penyuluhan anti bullying. Edukasi dan pembinaan diberikan kepada peserta didik kelas X SMA Xaverius 2 Palembang diberikan saat kegiatan perkemahan pada Kamis, (12/6/2025) di komplek sekolah Jln Sukabangun I Km 6,5 Palembang, ikut mendampingi Petrus Widodo selaku kepala sekolah bersama dewan guru.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan edukasi pentingnya stop bullying dan mulai memiliki jiwa sosial, menunjukkan cara mencegah bullying pada anak SMA dan meningkatkan kepedulian sosial dan membentuk sikap saling menghargai.

Metode Stop Bullying ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan melalui pemberian edukasi. pentingnya stop bullying dan menanamkan sikap saling menghargai. Kegiatan ini disertai sesi tanya jawab dan diskusi terhadap permasalahan yang sering terjadi di sekolah.”Menurut Kasubdit Bintibsos AKBP Ade Adriansrah khususnya untuk peserta didik disekolah dengan adanya kegiatan ini sangat mengedukasi anak tentang bagaimana berperilaku agak tidak menimbulkan bullying, apalagi banyak anak yang merasa mendapatkan bullying walaupun hanya dalam konteks bergaul entah itu dalam sikap atau perkataan,” terangnya.

Petrus Widodo kepada awak media ini mengatakan bahwa materi yang diberikan selama pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan adalah tentang pengenalan bullying, edukasi dimulai dengan menjelaskan apa itu bullying. Ini mencakup menjelaskan bahwa bullying adalah perilaku agresif atau merendahkan yang dilakukan secara berulang, dengan niat menyakiti, mendominasi, atau merendahkan orang lain, jenis-jenis bullying yaitu mendeskripsikan berbagai jenis bullying, termasuk bullying fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying, dampak bullying, tanda-tanda bullying, peran dan tanggung jawab, strategi pencegahan, hukum dan konsekuensi, sumber daya dan tempat untuk melaporkan kasus bullying, seperti guru, konselor, orang tua, atau lembaga penegak hukum, promosi kebijakan dan program anti-bullying dan kasus nyata, studi kasus untuk mengilustrasikan situasi bullying dan cara mengatasinya.

Nyimas Heni wakil kepala sekolah SMA Xaverius 2 Palembang kepada awak media ini mengungkapkan bahwa edukasi bullying merupakan langkah kunci dalam upaya mencegah bullying, melindungi korban, dan membentuk budaya yang lebih inklusif dan aman bagi semua individu. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang bullying, masyarakat dapat bekerja bersama-sama untuk mengurangi kasus bullying dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.(daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *