HeadlineNasionalTNI

Peran Babinsa dan Manfaat Jalan Londho Program TMMD Reguler 120 Tahun 2024 Kodim 0714/Salatiga

SEMARANG,  MEDIASRIWIJAYA  – Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-120 tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kodim 0714/Salatiga di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang sangatlah penting, karena menjadi ujung tombak satuan teritorial melalui tehnik komunikasi sosial (Komsos) dan penguasaan wilayah, sehingga mengetahui mana saja yang menjadi sentral titik pemerataan pembangunan di desa binaannya, Jumat (24/5).

Bukan seberapa besar program dan seberapa banyak titik lokasi yang dikerjakan dalam kegiatan TMMD, namun seberapa banyak manfaat positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat dengan adanya program TMMD yang diselenggarakan. Manfaat yang begitu besar dirasakan dalam program TMMD di Desa Bergas Kidul adalah dengan dibukanya akses jalan Londho yang sangat dirasakan oleh para petani.

Para petani sangat merasakan dampak dari dibukanya jalan Londho salah satunya untuk membantu mempermudah akses jalan para petani untuk pergi ke sawah dan mengangkut hasil panen mereka. Seperti diketahui ungkapan petani saat dijumpai Babinsa di sawah mereka yang berada di pinggir jalan Londho yang sebagian sudah bisa dilalui kendaraan bermotor, mereka mengaku sangat senang sekali dengan adanya program TMMD yang sudah membantu membuka akses jalan untuk mereka untuk pergi ke sawah. “Kami sangat senang dan berterima kasih kasih kepada Pak Babinsa yang sudah mengusahakan dan mengusulkan untuk program TMMD di Desa Bergas Kidul, kerena dengan adanya program TMMD ini akses jalan menuju ke sawah kami bisa menjadi lebih mudah terutama disaat nanti kami mengangkut hasil panen kami.” Ungkap Pak Warso seorang petani saat ditemui Babinsa. “Dulu di saat kami mau pergi ke sawah serta mau membawa hasil panen kami agak sulit karena akses jalan yang belum bisa dilalui sepeda motor, semoga akses jalan ini benar-benar bisa bermanfaat bagi kami terutama para petani,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *