DP2PAP2KB) Gelar Sosialisasi Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Legislatif
BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2PAP2KB) Kabupaten Banyuasin menggelar sosialisasi peningkatan keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, bertempat di Aula Dinas DP2PAP2KB Banyuasin pada Jumat (22/12). Para peserta merupakan Caleg Perempuan dari lintas partai di Kabupaten Banyuasin.
Adapun narasumber antara lain Kepala Dinas DP2PAP2KB Banyuasin Dra Hj Yosi Zartini MM yang dalam sambutannya mengatakan bahwa perempuan ikut berpolitik bukan hanya bermakna untuk mengembangkan potensinya, tetapi juga meningkatkan partisipasi dan kemampuan bertindak untuk mengubah iklim politik menjadi lebih sehat dan beretika.
Ia menambahkan, menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, para Caleg khususnya perempuan di partai politik harus melakukan kerja cerdas untuk dapat mewujudkan peningkatan jumlah di lembaga legislatif 2024 mendatang. Apalagi semua partai politik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten / kota telah memiliki komitmen dalam pencalonan 30 persen perempuan di daftar sebagai calon di setiap daerah pemilihan. Guna meningkatkan jumlah keterpilihan perempuan dan peningkatan kapasitas Caleg Perempuan maka perlu inisiasi dorongan secara intensif. “Salah satunya adalah peningkatan calon anggota legislatif perempuan sebelum pemilu kita melaksanakan kesetaraan gender, karena perempuan punya potensi sebagai subjek maupun objek pembangunan bangsa,” terang Hj Yosi seraya berharap, ketika nanti terpilih menjadi anggota legislatif dapat menjadi corong sebagai sahabat perempuan dan anak, serta perempuan harus memilih perempuan.
Terpisah, salah satu peserta caleg Partai PPP Banyuasin Desi mengatakan kegiatan yang dilakukan ini sangat positif, yang dapat memberikan pencerahan dan penguatan posisi perempuan jika terpilih nanti sebagai anggota legislatif di Banyuasin. “Kami akan diposisikan sejajar dengan caleg laki-laki tentunya nanti akan memiliki tugas tanggung jawab memperjuangkan hak-hak perempuan,”katanya.(bud)




