Wabup Ardhani Pastikan Kenaikan Harga BBM Belum Berdampak di Kabupaten Ogan Ilir
INDRALAYA, Mediasriwijaya.com – Hampir satu pekan pemerintah pusat secara resmi telah menaikkan harga bahan bakar minyak (bbm). Sehingga dikhawatirkan akan berdampak terhadap kehidupan sosial warga masyarakat. Mengingat, kenaikan harga bbm tentu akan berpengaruh khususnya terhadap perekonomian warga. Dimana, dengan naiknya akan bbm juga menyebabkan terjadinya kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan tarif angkutan. Akan tetapi, di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Wakil Bupati H Ardhani SH MH memastikan gejolak kenaikan harga bbm belum berdampak di bumi “caram seguguk”. Ini diungkapkan Wabup Ardhani saat mengikuti rapat bersama Kapolres OI AKBP Andi Baso Rahman SIk beserta jajaran.
Rapat berlangsung Rabu (7/9) secara virtual bertempat di ruang rapat pertemuan Mapolres OI. “Dampak kenaikan harga BBM sejauh ini belum terlihat di Kabupaten OI. Akan tetapi, tentu kedepannya dikhawatirkan, naiknya harga BBM ini, akan berdampak terhadap kehidupan sosial warga masyarakat,” kata Wabup Ardhani. Dalam Video Rapat Virtual yang berlangsung hampir satu jam tersebut, menggambarkan harga BBM di negara kita ini, tetap terjangkau dengan memberikan subsidi dari APBN. Tetapi, anggaran subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat dan itu akan meningkat terus.
Secara kalkulasi atau hitung-hitungan dari Presiden Indonesia juga sudah menyampaikan sejak lama, kenaikan harga BBM ini juga agar negara bisa mendapatkan anggaran yang lebih besar untuk kebutuhan negara Indonesia seperti infrastruktur dan lain sebagainya. Sementara diketahui, sampai saat ini, harga kebutuhan pokok di Kabupaten OI cenderung belum mengalami peningkatan begitu pun juga tarif angkutan umum belum terlihat mengalami kenaikan. Pemerintah setempat pun menghimbau kepada para pengusaha angkutan untuk semenara tetap memberlakukan tarif lama sampai menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.(Ber)




