Tanggap SE Mentri, Pemkab Banyuasin Sigap Hentikan Kegiatan yang Berkerumun

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA — menanggapi Surat Edaran (SE) menteri dalam negeri yang tidak memperolehkan adanya perkumpulan massa, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan sigap langsung menghentikan kegiatan safari ramadhan. “Dengan sigap kita langsung menyetop kegiatan safari Ramadhan yang tinggal 4 kali lagi, tapi apa boleh buat itu demi kesehatan dan keselamatan masyarakat Banyuasin,” Kata Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, Kamis (6/3/2021) usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Banyuasin.

Lanjut Askolani, bukan hanya safari Ramadhan saja yang dihentikan, tetapi semua kegiatan yang bersifat berkerumun itu akan ditunda. “Artinya semua kegiatan yang bersifat kerumunan itu akan kita tunda, terkecuali di masjid,” ujarnya.

Untuk sholat Idul Fitri, itu akan tetap kita laksanakan, namun kita sarankan pelaksanaan di lapangan atau di alam terbuka, supaya penyebaran Covid-19 dapat dihindari “Sholat idul Fitri kita himbau untuk dilakukan di lapangan, kalau pun terpaksa di masjid itu harus dikurangi jumlah nya,” terangnya, seraya berucap yang pasti harus menerapkan protokol kesehatan.

Askolani mengungkapkan, saat ini Kabupaten Banyuansin berada di zona kini Covid-19, dan berharap mudah-mudahan segera berada di zona hijau. “Sebenarnya tidak semua kecamatan di Banyuasin zona kuning tapi ada juga yg zona hijau. Di 8 kecamatan Banyuasin masih zona hijau,” ungkapnya. (ydp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *