Sungguh Menakjubkan, Pekerjaan TMMD ke-111 TA 2021 di Kabupaten Muba Sudah Capai 95 Persen

MUBA – Dandim 0401/Muba melalui Kapten Inf Hetmanto selaku pasi Terdim 0401/kapten inf Hermanto menyebutkan pekerjaan fisik TMMD ke-111 tahun 2021 banyak yang sudah selesai.

Hal itu diketahui dari monitoring kemajuan Pekerjaan Pada di Kecamatan Lalan. Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut Kapten Inf Hetmanto satgas kini sedang menyiapkan pengerjaan pembangunan jalan baru sepanjang 12,5 KM dengan lebar 6 sampai 8 meter.

Pembangunan jalan ini, sebutnya sebagian mesti melakukan penimbunan karena lahannya berupa rawa dengan total timbunan sepanjang 4,5 kilometer. dan penimbunan jalan ini dilakukan Setempat 11 KM x 15 M/12 M x 1,5 M =
dan di desa. Mulya jaya (P5) Sepanjang 2.000 M Tinggi 1,7 M lebar 12 M Sudah selesai

“Kita berali timbunan Tanah di desa Sukajadi (P6) alat pak siswanto Sepanjang 2.117 M Tinggi 1,5 M lebar 8 M, dan Timbunan Tanah Setempat Menuju sukajadi (P6) alat pak erik sepanjang 3.000 M Tinggi 1,5 M lebar 12 M Sudah selesai. Begitu juga Timbunan Tanah di desa Karya mukti (P9) Sepanjang 4.000 M Tinggi 1,5 Lebar 12,5 M Sudah selesai,”ujarnya.

Untuk land clearing di Desa Sukajadi, Desa Srigading Desa Karya Mukti, kata , Kapten Inf Hermanto selaku pasiter, sudah selesai 85, persen.

“Ada juga pembuatan Box Culvert 3 unit karena ada aliran anak sungai. Untuk Anak sungai yang besar dan tidak memadai dibuatkan box culvert maka akan dibuatkan jembatan komposit . Jembatan komposit ini akan dibangun dua unit dengan lebar 3 meter dan panjang 40 meter,” sebutnya.

Proses pembuatan jembatan komposit ini, sambungnya untuk jembatan I progresnya sudah 85 persen dan kini sedang dilakukan pengecoran ovrit. Demikian juga dengan Jembatan komposit 2 yang sudah selesai 85 persen dan kini juga sedang dalam pengerjaan pengecoran ovrit.

Menurutnya personil Satgas TMMD yang ada di lapangan terdiri dari TNI dan masyarakat setempat. Masing-masing bahu membahu bekerja secara gotong royong.

“Semoga pengerjaannya tepat waktu hingga apa yang dibagun bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Terutama untuk meningkatkan tranpostasi untuk memudahkan warga dalam membawa hasil kebun ke pasar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *