EkonomiHeadlineNasionalPalembangSUMSEL

Sukses Rampungkan Pit Stop Tahap II 2026, Kilang Plaju Perkuat Keandalan Operasional dan Berikan Dampak Multiplier bagi Masyarakat

PLAJU, MEDIASRIWIJAYA – Sebagai salah satu kilang tertua di Indonesia yang hingga kini masih aktif beroperasi, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju terus menjaga keandalan fasilitas dan keberlangsungan operasionalnya untuk mendukung ketahanan energi, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) maupun secara nasional. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Pit Stop Tahap II 2026, yang telah berhasil diselesaikan dengan mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Pelaksanaan Pit Stop Tahap II 2026 yang berlangsung pada 27 Juli hingga 14 Agustus 2026 lalu menjadi bagian penting dalam memastikan fasilitas kilang tetap berada dalam kondisi andal. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip Safe Execution, On Schedule, dan Right Quality, serta berhasil mencapai zero accident. Komitmen terhadap keselamatan juga diperkuat melalui penerapan HSSE Golden Rules, yaitu Patuh, Intervensi, dan Peduli dalam setiap tahapan pekerjaan.

Executive General Manager PT PPN RU Plaju, Khabibullah Khanafie mengatakan bahwa keberhasilan Pit Stop tidak hanya dilihat dari selesainya pekerjaan pemeliharaan, tetapi juga dari bagaimana seluruh rangkaian pekerjaan dapat dilakukan secara aman, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. “Pit Stop merupakan bagian penting dari upaya kami menjaga keandalan fasilitas Kilang Plaju. Keberhasilan pelaksanaannya tidak hanya ditandai dengan pekerjaan yang selesai sesuai target, tetapi juga bagaimana seluruh proses dijalankan dengan standar HSSE yang ketat hingga mencapai zero accident. Melalui HSSE Golden Rules, Patuh, Intervensi, dan Peduli, seluruh pekerja dan mitra kerja memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan aman dan berkualitas,” ujar Khanafie.

Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan melalui Pit Stop merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menjaga keandalan fasilitas kilang. Dengan fasilitas yang terpelihara dan kesiapan operasi yang terjaga, Kilang Plaju dapat terus menjalankan fungsi pengolahan energi secara optimal serta mendukung keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat.

Di luar aspek operasional, pelaksanaan Pit Stop juga memberikan dampak multiplier bagi masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional. Skala kegiatan yang melibatkan sekitar 2.500 tenaga kerja kontraktor, dengan sekitar 65 persen merupakan pekerja lokal Sumatera Selatan, turut menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi selama periode pekerjaan berlangsung.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bahwa aktivitas operasional perusahaan diupayakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, tidak hanya melalui kontribusi terhadap ketahanan energi, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal. “Setiap aktivitas operasional di Kilang Plaju tentu memiliki keterkaitan dengan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi. Pelaksanaan Pit Stop dengan skala yang besar turut membuka ruang bagi keterlibatan tenaga kerja lokal maupun berbagai sektor pendukung, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Bagi kami, keberadaan perusahaan harus dapat memberikan nilai tambah dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Siti.

Ia menambahkan, keberhasilan Pit Stop juga tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pekerja dan mitra kerja hingga pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.“Keandalan kilang pada akhirnya bukan hanya tentang fasilitas yang terus beroperasi, tetapi tentang bagaimana energi yang dihasilkan dapat terus hadir untuk mendukung aktivitas masyarakat. Di balik setiap pekerjaan pemeliharaan, ada upaya untuk memastikan para pekerja dapat kembali kepada keluarga dengan selamat, dan di saat yang sama masyarakat dapat terus menjalankan aktivitasnya dengan dukungan energi yang andal,” tutup Siti.

Keberhasilan Pit Stop Tahap II 2026 menjadi momentum bagi Kilang Plaju untuk terus menjaga standar keselamatan, kualitas, dan keandalan dalam setiap aktivitas operasional. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masyarakat, Kilang Plaju berkomitmen untuk terus tumbuh bersama lingkungan sekitar sekaligus menjalankan perannya dalam menjaga keberlangsungan energi bagi masyarakat dan negeri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *