HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Selebgram Tiktok Lina Mukherjee Resmi Tersangka

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 15 jam, oleh penyidik Subdit V Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan (Sumsel) selegram tiktok Lina Mukherjee resmi jadi tersangka tapi tidak dilakukan penahanan.

Tersangka Lina Mukherjee, tidak dilakukan penahanan oleh pihak penyidik, selain koperatif yang bersangkutan mengidap penyakit maag kronis.

Lina Mukherjee ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penistaan agama, dimana dalam akun terdapat konten makan babi sambil mengucapkan Bismilah. Konten makan babi dibuat yang bersangkutan di salah satu rumah makan di Bali pada tanggal 29 maret 2023 sekuat pukul 15.00 Wita. “Untuk penahanan tidak kami laksanakan berdasarkan pertimbangan yang bersangkutan ada gangguan kesehatan, sakit maag akut semalam sudah kita obati dan baru pagi ini bisa mengikuti lanjutan proses pemeriksaan.” “Untuk penahanan ini ada pertimbangan penyidik, pada saat ini kami laporkan bahwa penanganan kasus tetap berjalan, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diperiksa secara intensif,” ungkap Dirreskrimsus Polda Sumsel. Kombes Pol Agung. Kamis (04/05).

Dikatakan Kombes Pol Agung, penetapan Lina Mukherjee setelah pihaknya melakukan berbagai penyidikan dari pemeriksaan keterangan para saksi ahli bahasa, sosiologi, dan pidana serta keterangan saksi agama dari MUI serta melihatkan pihak internal polri.

Mengingat tersangka pada pemangilan kedua tidak datang (02/05) dan datang ke Polda Sumsel pada rabu (03/5) maka penyidik langsung melakukan pemeriksaan secara meraton dan intensif, dari pemeriksaan saksi dan gelar perkara. “Setelah meminta keterangan saksi dan gelar perkara, dari gelar perkara itu LM ditetapkan sebagai tersangka, kenapa kami melakukan pemeriksaan meraton dan cepat? Karena yang bersangkutan berdomisilinya bukan di wilayah hukum Polda Sumsel. Sehingga yang bersangkutan tidak usah bolak balik lagi,” ujarnya.

Ditegaskan Dirreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Agung. Walaupun yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, diharapkan kerjasama dan kooperatif tersangka demi kelancaran proses hukum “Namun, apabila ada panggilan penyidik kami harapkan saudari LM wajib hadir mengikuti panggilan proses penyidikan dari penyidik,” ujarnya.

Ditegaskan Kombes Pol Agung, pihaknya akan melakukan pencegalan ke luar negeri jika tersangka yang tidak ditahan ini berupaya kabur keluar negeri. ” jika ada upaya mengarah ke sana akan kami lakukan untuk pencekalan,” jelasnya.

Sementara itu. Lina Mukherjee, dengan mengunakan baju daster celana dengan rambut di ikat sangul, mengakui kesalahannya dan memohon maaf kepada warga indonesia khususnya umat islam. “Saya mohon maaf buat masyarakat indonesia, karena saya sebagai publik pigur saya melakukan kesalahan yang tidak boleh di contoh, dan buat masyarakat semua khusus umat muslim saya mohon maaf yang sebesar besarnya.” “Semoga saya diberikan kesempatan yang lebih baik dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi. Sekali lagi saya mohon maaf saya benar benar bersalah tidak akan mengulangi lagi,” ujar Lina Mukherjee.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan dua pasal sekaligus. Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 Tentang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun. Dan atau Jo Pasal 156 huruf A KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman 5 tahun penjara. (Ly).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *