Satres Narkoba Polres Banyuasin Bantah Adanya Percobaan Pembunuhan terhadap Wartawan

BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA — Satuan Reserse Narkoba Polres Banyuasin membantah tegas beredarnya kabar tentang percobaan pembunuhan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap seorang wartawan berinisial RP dalam pengerebekan di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Narkoba Polres Banyuasin Iptu Jatrat Tunggal mengatakan, kronologis sebenarnya yang terjadi pada saat itu pihaknya mendapatkan informasi tentang adanya beberapa orang yang melakukan transaksi jual beli dan mengkonsumsi narkotika sabu di sebuah pondok di dalam kebun karet di dusun I desa Tebing Abang, Kamis (27/5) beberapa hari lalu.

“Karena ini berpotensi merusak generasi Muda Desa Tebing abang dan sekitarnya,. mendapatkan informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan, dari penyelidikan yang kami lakukan ternyata Informasi tersebut memang benar adanya. Lalu pada hari Sabtu (29/5) sekitar pukul 19.00 WIB kami lakukan penggerebekan terhadap pondok tersebut. Di lokasi kejadian tidak ada perempuan, hanya 4 orang laki – laki, dimana 3 orang berhasil kabur dan 1 orang tertangkap. Saat diamankan dan ditanya petugas kepolisian, orang yang tertangkap tersebut mengaku seorang jurnalis berinisial RP dan saat diamankan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Menurut Jatrat, dari penggeledahan di dalam pondok tersebut, ditemukan barang bukti berupa 2  buah Pirek kaca yang masih terdapat sisa narkotika diduga yang diduga jenis sabu, 2 bonk Atau alat hisab yang terbuat dari botol minuman, 7 pirek kaca kosong, 10 jarum, 1 bal plastik klip kosong, 1 buah parang dan 1 (satu) buah kotak plastik warna putih. “Kemudian saudara RP, berikut barang bukti kami bawa keluar dari kebun menuju jalan utama (pemukim warga) berjarak sekitar 200 meter dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan keluar dari kebun tersebut, kami dihadang oleh dua orang laki laki yang membawa 1 buah samurai sambil berteriak agar warga Tebing Abang keluar dan menutup jalan. Kemudian kedua orang tersebut kami ajak negosiasi dan 1 buah samurai yang mereka bawa berhasil kami amankan,” terangnya.(ydp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *