Sambut 10 Muharram 1445 H, PWPSS Perwakilan Sumsel Santuni Anak Yatim Piatu
* Bekerjasama dengan Ikatan Muslimah Masjid Agung Palembang

Hj Renny Devi Nasrun Umar mengusap kepala salah seorang anak yatim piatu yang diberi santunan.

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Menyambut 10 Muharram 1445 Hijriyah, Ketua dan Pengurus Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWPSS) Perwakilan Sumsel bekerjasama dengan Ikatan Muslimah Masjid Agung menggelar acara Santunan Anak Yatim Piatu yang dilaksanakan di Masjid Agung Palembang, Kamis (27/7/2023).

Keterangan foto: Hj Renny Devi bersama Pengurus PWPSS Perwakilan Sumsel.
Ketua PWPSS Perwakilan Sumsel, Hj Renny Devi Nasrun Umar didampingi para Wakil Ketua seperti Wakil Ketua Merry Decky Tatung, Sekretaris Susi Erhan dan beberapa pengurus lain mengatakan kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu ini digelar dalam rangka memuliakan Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah. “Mengusung tema Mari Kita Muliakan Bulan Suci Muharram dan Asyura, Berbagi dan Berempati dengan Sesama, serta Berpikir Positif di Awal Tahun 1445 Hijriyah,” Hj Renny Nasrun Umar saat diwawancarai awak mediasriwijaya usai kegiatan santunan di Masjid Agung Palembang.

Keterangan foto: Wakil Ketua 3 dan Ketua Bidang PWPSS Perwakilan Sumsel.



Menurutnya, kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan Muslimah Masjid Agung (IMA). PWPSS selalu menggelar kegiatan keagamaan. Muharram ini adalah bulan yang tepat sekali untuk memperbaiki jati diri dan sikap sebagai muslimah. Berbaur dengan para anak yatim selain ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Insya Allah dapat mempertebal keimanan. “Mengusap kepala para anak yatim ini membuat kami tersadar dan tersentuh terhadap apa yang mereka rasakan. Insya Allah dapat mempertebal keimanan kami. Selain itu dalam rangka merealisasikan Program 100 Hari Kerja Kepengurusan PWPSS Sumsel usai pelantikan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, agar dapat meningkatkan kerja seluruh pengurus dan lebih berkontribusi kepada masyarakat khususnya wanita di Sumsel,” tambah Hj Renny Nasrun Umar.


Penceramah Ustadzah Dra Hj Nurima Ibrahim, MSi menjelaskan makna 1 Muharram yaitu hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Kota Madinah Tahun 622 Masehi. “Saat itulah dijadikan tahun hijriyah dan dihitung 1 Muharram tahun hijriyah. Sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW bahwa di bulan penuh kemuliaan ini kita dianjurkan berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan menyantuni anak yatim piatu. Berbagi kebahagiaan dengan mereka yang sudah ditinggalkan orangtuanya. Semoga kegiatan hari ini dapat menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.
Acara santunan anak yatim piatu diakhiri dengan doa. (diah)




