Prof. Dr. Nyayu Khadijah, M. S Jadi Narsum Workshop Pengelolaan BLU PTKIN
Keterangan foto: Prof Nyayu saat menjadi salah satu narasumber di Workshop yang digelar di Bigland Hotel Bogor.
Workshop Penyusunan Program BLU PTKI Memunculkan beberapa Rekomendasi
BOGOR, MEDIASRIWIJAYA – UIN Raden Fatah Palembang telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) sebagai Instansi Pemerintah bidang pelayanan pendidikan dan pengajaran tingkat tinggi untuk dapat mengelola keuangan sendiri berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 401/KMK.05/2020 tanggal 30 September 2010.
Dalam rangka Penguatan Pengelolaan BLU PTKIN dan menindaklanjuti hasil Raker Diktis, Direktorat PTKI, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI mengadakan Workshop Penyusunan Program BLU Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam di Bigland Hotel Bogor pada hari Rabu – Jum’at, 16-18 Maret 2022, terkait kegiatan Rapat Penyusunan Program BLU, Panduan IKU dan SPM BLU PTKIN.
Kegiatan Workshop tersebut diisi oleh 2 Rektor sebagai Narasumber yaitu Prof. Dr. Nyayu Khadijah, M. Si selaku Bendahara SPAN dan Prof. Dr. Mahmud, M. Si selaku Ketua Forum Rektor PTKIN, serta Seluruh Kepala Biro Keuangan & SPI PTKIN Se Indonesia turut hadir sebagai peserta Workshop.
Harapan dan tujuan disampaikan oleh M. Adib Abdushomad, M. Ed, Ph. D selaku Kepala Sub Direktorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DITJEN PENDIS). Beliau mengatakan, “Melanjutkan kegiatan Rapat Kerja DIKTIS di Surabaya, Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki Satuan Kerja Badan Layanan Umum (SATKER BLU) PTKIN kedepannya. Harapannya setelah dari kegiatan ini, seluruh PTKI dibawah naungan PTKI Kementerian Agama mampu mengimplementasikan dengan baik.” Ungkap Adib yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Sarana, Pra sarana dan Kemahasiswaan Direktorat PTKI Ditjen Pendis.
Di waktu yang sama, Prof. Dr. Nyayu Khadijah, M. Si juga menyampaikan, “bahwa dalam momentum ini menjadi suatu pertemuan yang sangat istimewa untuk memperbaiki dan mengembangkan Satker BLU di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia, dan dalam momentum ini juga kita semua bisa bersilaturahmi dalam rangka sharing, bertukar gagasan antar PTKI terkait cara mengembangkan Satker BLU ke arah progres yang maksimal.” Tutup Prof. Nyayu yang juga selaku Rektor UIN Raden Fatah Palembang tersebut.
Juga Prof. Dr. Mahmud, M. Si selaku Ketua Forum Rektor PTKIN menyimpulkan beberapa rekomendasi penguatan tata kelola PTKIN SATKER BLU, Dalam rangka penguatan perbaikan tata kelola SATKER BLU agar berkembang sesuai dengan karakteristik dan distingsi PTKIN, berikut ini disampaikan poin-poin rekomendasi sebagai berikut :
1. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam rangka pengembangan income / bisnis BLU tidak keluar core values berbasis Keagamaan Islam (tidak berorientasi pada materi melainkan ukhrowi)
2. Dalam indikator Kinerja Utama yaitu lulusan PTKIN mendapatkan pekerjaan yang layak, sehingga tidak bisa disamakan dengan alumni PTU karena basis pekerjaannya non formal.
3. Dalam rangka penguatan BLU, Kanwil KEMENAG harus bersinergi dengan PTKIN untuk mendukung pendirian unit-unit bisnis.
4. Dalam rangka pencapaian realisasi penyerapan anggaran 75% pada TRIWULAN kedua diperlukan koordinasi dengan KANWIL KEMENAG di daerah masing-masing.
5. Dalam Penguatan BLU, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kota juga harus bersinergi dengan PTKIN untuk mendukung pendirian unit-unit bisnis.
6. Dalam rangka optimalisasi SATKER BLU dari Sektor jasa SDM, diperlukan SOP yang dikeluarkan oleh Rektor.
7. Perlu adanya pembahasan buku panduan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.
Itulah beberapa poin yang menjadi rekomendasi dari Kegiatan Workshop Penyusunan Program BLU Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.” tutup Prof Mahmud. (rel humas UIN RE)




