HeadlineNasionalNUSANTARAPalembangPolda SumselSUMSEL

Polda Sumsel Musnahkan BB Narkoba

PALEMBANG,MEDIASRIWIJAYA – Kembali Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan (Sumsel), memusnahkan narkotika hasil ungkap kasus di bulan Juli 2023, dari 13 tersangka. Bertempat di halaman Ditresnarkoba Polda Sumsel. Selasa (25/7).

Barang bukti yang dimusnahkan untuk sabu sebanyak 1.030 gram dan pil extacy sebanyak 430 butir, dari delapan laporan polisi dengan 13 tersangka, diamankan di tiga wilayah hukum Polda Sumsel. “barang bukti yang akan dimusnahkan ini sabu sebanyak 1.030 gram dan pil extacy sebanyak 430 butir, hasil ungkap kasus bulan Juli, dari 8 LP dan 13 tersangka,” ungkap Wadir Resnarkoba Polda Sumsel, AKBP Harissandi SIK.

Barang bukti yang akan dimusnahkan ini, terlebih dahulu dilakukan pengecekan oleh tim labfor Polda Sumsel, untuk mengecek keaslian barang haram tersebut, di hadapan petugas dan pemilik barang dalam hal ini para tersangka, dimusnahkan dengan cara diblender dicampur dengan air serta larutan pembersih lantai.

Wadir Resnarkoba Polda Sumsel, AKBP Harissandi SIK. Mengatakan bahwa pemusnahan yang dilakukan hari ini sebagai bentuk perang terhadap narkoba, dan ini hasil ungkap kasus jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel. “ini bentuk Direktorat Narkoba dalam memerangi narkoba, hasil tangkapan ini akan kita musnahkan dengan cara diblender dicampur obat-obatan biar tidak bisa dikonsumsi lagi, dan disalahgunakan lagi, hancur sehancur hancurnya,” ujarnya.

Dari 8 laporan polisi dikatakan Wadir Resnarkoba Polda Sumsel. Ada tiga TKP penangkapan, yaitu. Di wilayah hukum Palembang, dengan 4 laporan polisi dengan 7 tersangka, untuk barang bukti sabu sebanyak 305 gram dan pil extacy sebanyak 439 butir. TKP kedua di wilayah hukum Musi Banyuasin (Muba) dengan 2 laporan polisi, untuk tersangka sebanyak 3 orang, diamankan barang bukti sabu sebanyak 555 gram. Dan TKP ke tiga di wilayah hukum Banyuasin terdapat 2 laporan polisi dengan 3 tersangka dan barang bukti sabu sebanyak 170 gram. “tersangka ini terdiri dari pengedar dan kurir bahkan ada satu diantara mereka ini residivis di tahan di banyuasin,” Jelasnya.

Dari pengungkapan ini, dikatakan AKBP Haris, setidaknya pihak Ditresnarkoba Polda Sumsel berhasil menyelamatkan ribuan generasi muda dari bahaya narkotika. “anak bangsa yang berhasil kita selamatkan ini sebanyak 7.058 jiwa,” ujarnya.

Sementara itu. Salah satu tersangka Erwan Sawirah, ditangkap atas kepemilikan sabu sebanyak 478 gram, yang mengaku baru pertama kali mengantar sabu dengan imbalan uang 5 juta, “barang dari bukit besar, bukan punya saja, saja hanya kurir antar jemput pak, diupah 5 juta, barang akan dikirim ke Air Hitam, untuk penerima pesanan saya tidak tahu katanya akan ada yang nemui saja,”akunya. (Ly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *