PKM di SD/SMP Charitas Tegalsari Belitang Oleh Unika Musi Charitas Palembang

OKU TIMUR , MEDIASRIWIJAYA – Tuntutan arus informasi dan pandemi corona menuntut semua pihak dan bidang pendidikan harus melakukan inovasi dalam rangka beradaptasi pada perkembangan zaman. Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pengguna internet di Indonesia sebesar 143,26 juta jiwa dari jumlah populasi penduduk sebesar 262 juta penduduk masyarakat sudah terbiasa mendapat kemudahan informasi dengan cara mengakses internet. Untuk itu perlu inovasi dalam dunia pendidikan agar guru – guru dapat menggunakan teknologi informasi dalam mendukung proses belajar mengajar, terutama pada masa pandemi corona sekarang ini.

Untuk mendukung proses inovasi teknologi dan membantu proses pembelajaran, dosen – dosen Universitas Katolik Musi Charitas Palembang program studi PGSD, Psikologi, Manajemen, Teknik Industri dan Informatika melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat di SD/SMP Charitas Tegalsari Belitang pada tanggal 20 November 2021. Sebelum dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan terlebih dahulu MoU (Memorandum Of Understanding) atau nota kesepahaman antara pihak Universitas Katolik Musi Charitas Palembang dengan pihak SD/SMP Charitas Tegalsari Belitang. Dibuatnya nota kesepahaman ini sangat berguna untuk mengadakan hubungan yang mengikat.

Agar pelaksanaan PKM berjalan dengan baik dan lancar, pihak Univeristas Katolik Musi Charitas melakukan tahap- tahap persiapan. Tahap – tahap persiapan tersebut adalah: 1) Survey kebutuhan dan ijin usaha, 2) persiapan materi kegiatan, 3) pembuatan kuisioner kegiatan, 4) Belanja bahan (untuk anak asrama), 5) Keberangkatan ke tempat PKM, 6) Materi dan Membagikan kuisioner kepeserta PKM, 7) Ramah tamah dan penutup. Materi pertama PKM diberikan oleh Ibu Bernadine Ajeng Inriasari, S.Pd., M.Pd dengan topic Pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa/i.

Kegiatan dilakukan dalam bentuk Pelatihan/Praktik Pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa/i. Pada materi Pengenalan Google dan Pemanfaatan Google Classroom, materi yang diberikan adalah penggunaan goole yang dapat digunakan untuk proses pembelajaran, karena Google memiliki banyak fasilitas diantaranya Google Meet dan Google Drive. Google meet biasa digunakan untuk pembelajaran online. Fasilitas Google Meet sudah lengkap untuk versi gratisnya. Yaitu tidak ada pembatasan waktu dalam melakukan streaming / pertemuan kelas. Sedangkan Google Drive dapat digunakan dalam pengajaran dengan menyediakan fasilitas penyimpanan gratis sebesar 15 Giga Byte.Fasilitas berikutnya dari Google adalah Google Classroom. Google Classroom adalah platform gratis berbasis web yang dibuat untuk mempermudah kegiatan pembelajaran pendidikdan murid. Classroom memungkinkan para guru untuk mengatur dan menilai progress murid-muridnya sambil tetap terhubung dari mana pun juga. Kegiatan ketiga PKM dilanjutkan pada malam harinya pukul 19.00 – pukul 21.30 WIB bertempat di Asrama Anak St. Theresia Saelmakers. Materi ketiga kegiatan adalah Penyuluhan: Membangun Kesadaran dalam menggunakan media sosial (medsos) dengan bijak bagi anak-anak asrama Theresia Saelmakers. Materi ketiga ini diberikan oleh Romo Agustinus Riyanto, SCJ., M.A. Mereka yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa-siswi yang duduk di kelas 7 – 9, dan siswa SD Charitas 03 kelas 1. Kegiatan didampingi oleh dua orang suster pengelola asrama yaitu Suster Yulita dan Suster Faustina.

pembelajaran yang menyenangkan bagi para siswa SD Charitas 03 tidak selalu berhubungan dengan fasilitas digital yang canggih, namun dapat menggunakan kombinasi metode konvensional sederhana seperti ceramah, diskusi, belajar sambil bermain dan bernyanyi yang dapat membuat suasana belajar terasa menyenangkan. Untuk guru, pemahaman mengenai berbagai fasilitas pembelajaran online di google mengalami peningkatan berdasarkan hasil pre & post test yang dilakukan. ( daris )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.